TPNPB OPM Akui Sejak Lama Beli Senjata dari Aparat RI, Didatangkan dari Jakarta Pakai Hercules

Must Read

Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Melibatkan Wagub Lampung

Jagakampung, Lampung - Hidup Masyarakat Lampung..!! Hidup Mahasiswa..!! Meski Langit Runtuh Keadilan Harus Tetap Di tegakkan..!! Demikian teriakan yel-yel para Pendemo...

IPW : Hukum Mati Oknum KPK Terduga Pemerasan Walikota Tanjungbalai

Jagakampung, Jakarta - Kasus dugaan pemerasan Rp 1,5 miliar yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri terhadap...

Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru Di Bali

Jagakampung.com, Bali - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal...

LSM Garda Patriot Bersatu Kab. Bekasi Berbagi Takjil Di Bulan Suci Ramadhan

Jagakampung.com, Kab.Bekasi -Bulan Suci Ramadhan bagi umat muslim merupakan bulan yang penuh berkah, penuh dengan rahmat dan ampunan serta...

Proyek Urugan Lahan Diduga Langgar Aturan, Jalan Baru Underpass Licin Dan Berdebu

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Maraknya pembangunan di tengah perkotaan seharusnya dapat diimbangi dengan berbagai aturan dan peraturan yang telah...

Jakarta, Jagakampung.com – Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM), Sebby Sambom mengakui senjata-senjata yang digunakan pihaknya dibeli dari oknum aparat keamanan Indonesia. Bahkan, senjata-senjata itu didatangkan dari Jakarta dengan menggunakan pesawat Hercules.

“Saya datangkan pakai Hercules dari Jakarta. Itu kami mendatangkan dari Jakarta. Kami beli. Tapi rahasia itu mulai sekarang bongkar. Itu yang sekarang saya sampaikan,” ujarnya kepada Republika.co.id, Senin (26/10).

Sebby menyampaikan, hal itu selama ini dia rahasiakan. Namun, karena rekan yang biasa menyuplainya sudah meninggal dunia, maka dia berani membongkarnya. Menurut Sebby, pembelian senjata itu bukan barang baru, melainkan sudah sejak lama mereka lakukab.

“Anggota tentara polisi itu mereka juga manusia. Perasaan manusia ada. Kalau pemerintah perintah suruh datang bunuh kami, terus datang bunuh masyarakat sipil, mereka pasti mereka punya pikiran, kita jual senjata saja TPNPB lawan TNI- Polri,” katanya.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengakui oknum anggota Brimob, yakni Bripka JH, yang diduga terlibat jual beli senjata api ke kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB). Kapolda mengatakan, saat ini yang bersangkutan telah ditahan.

WAJIB BACA :  Wakil Walikota Bekasi Hadiri Peresmian Yayasan Kranggan Peduli

“Yang bersangkutan ditahan di Mako Brimob Polda Papua di Kotaraja setelah ditangkap di Nabire, Kamis (21/10),” kata Irjen Waterpauw di Jayapura, Jumat (23/10).

Kapolda mengatakan, selain JH ada dua warga sipil yang diamankan. Salah satunya mantan anggota TNI yang diamankan di salah satu kota di Sulawesi Selatan. Bripka JH ditangkap di Nabire bersama dua pucuk senjata jenis senjata serbu yakni M 16 dan M4 itu yang diduga akan dijual ke KKSB.

WAJIB BACA :  Ditentang Pengurus Aktif, Pemilihan BKM Kelurahan Jatimekar Terkesan Dipaksakan

Terungkapnya kasus itu setelah tim gabungan TNI-Polri melakukan penyelidikan terkait maraknya aksi penembakan yang dilakukan KKSB di beberapa lokasi di Papua.

“Kami sempat kesulitan mengungkapnya karena cukup rapi dan senpi yang dijual dipasok melalui udara dengan dokumen resmi,” jelas Waterpauw.

Dia menambahkan, dari pengakuan warga yang menjadi perantara, kegiatan jual beli senpi sudah dilakukan enam kali. Pengungkapan kasus tersebut sudah dilaporkan ke Kapolri dan beliau berharap penyelidikan dapat dilakukan lebih mendalam sehingga dapat terungkap secara menyeluruh.

WAJIB BACA :  Menjadi Penolong dan Berpihak Kepada Allah SWT

Kasus tersebut selain mencoreng institusi juga sangat disayangkan karena bila berada di tangan KKSB, selain warga sipil yang menjadi korban, juga aparat keamanan yang juga kawannya sendiri.

Ketika ditanya senpi tersebut dijual kemana, Kapolda Papua mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara senpi tersebut dijual kepada KKSB yang beroperasi di Intan Jaya.

“Penyelidikan masih berlangsung nanti kalau sudah lengkap akan disampaikan,” kata Kapolda Papua Irjen Pol Waterpauw.

Masih pada tahun yang sama, Pengadilan Militer III-19 Mahmil Jayapura menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Anggota Kodim Mimika, Pratu Demisla Arista Tefbana. Dia terbukti menjual amunisi dan senjata api ke KKSB. Hakim anggota Mayor Chk Dendy Suryo Saputro, dalam persidangan mengatakan, uang hasil penjualan senjata dan amunisi digunakan untuk foya-foya.

Dalam proses persidangan, Demisla mengaku memasok amunisi dan senjata api untuk KKSB melalui Moses Gwijangge yang dia kenal saat bergabung dalam pasukan pengamanan daerah rawan di Jita, Kabupaten Mimika. (*/Gelora.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Proyek Urugan Lahan Diduga Langgar Aturan, Jalan Baru Underpass Licin Dan Berdebu

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Maraknya pembangunan di tengah perkotaan seharusnya dapat diimbangi dengan berbagai aturan dan peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah diwilayahnya. Sehingga...

Imam Besar FBR Ditetapkan Sebagai Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta

Jakarta, Jagakampung.com - Imam Besar FBR, KH. Lutfi Hakim MA diangkat menjadi Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta Antar Waktu. Ketetapan ini dirilis Pengurus Besar...

IPW : Hukum Mati Oknum KPK Terduga Pemerasan Walikota Tanjungbalai

Jagakampung, Jakarta - Kasus dugaan pemerasan Rp 1,5 miliar yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri terhadap Walikota Tanjungbalai tidak hanya memalukan,...

Murah, Tapi Spesifikasi Maxtron S8 2020 Boleh Diadu

LSM Garda Patriot Bersatu Kab. Bekasi Berbagi Takjil Di Bulan Suci Ramadhan

Jagakampung.com, Kab.Bekasi -Bulan Suci Ramadhan bagi umat muslim merupakan bulan yang penuh berkah, penuh dengan rahmat dan ampunan serta penuh dengan keberkahan. Yang mana...

Video Viral, Warga Sipil Etnis Tionghoa Pakai Mobil Dinas Jenderal TNI?

Jakarta, Jagakampung.com : Seorang warga sipil keturunan Tionghoa terlihat menggunakan mobil dinas jenderal berpelat TNI AD, tengah membeli makanan di pinggir Jalan Gajah Mada,...

FPK Jakarta Pusat Bekerjasama dengan Bank BNI Menyalurkan Bakti Sosial di Mesjid Al-Ikhlas Salemba

Jagakampung.com, Jakarta (19/04) - Ramadhan penuh berkah ditengah pandemi COVID-19 tidak menyusutkan untuk saling berbagi kepada sesama seperti yang dilakukan oleh Forum Pembauran Kebangsaan...

Dinilai Lecehkan Peradilan,Aris Toteles SH Minta Majelis Hakim Perintahkan Jaksa Jemput Paksa Bambang Prijono

Jakarta,jagakampung.com -Sidang perkara pidana dengan perkara nomor 1114/pid.B/2020/PN JKT. yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 14/4/21. Kembali ditunda untuk yang sekian kalinya. Penundaan persidangan...

Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru Di Bali

Jagakampung.com, Bali - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Bali. Peninjauan itu dilakukan...

Peringati Hari Bhakti Imigrasi Ke-71, Kanim Bekasi Lakukan Giat Sosial & Doa Bersama

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Berbeda dengan tahun sebelumnya, adanya pandemi virus Corona atau Covid-19. Selain upacara peringatan Hari Bhakti ke-71 yang hanya dilakukan melalui...
- Advertisement -

Rekomendasi

Open chat