30 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Dukung Ketahanan Pangan Dusun Melati, Ketua Gapoktan Ungkap Akan Dibangun Jaringan Irigasi

Piru (6/7/2026), jagakampung.com – Koordinator Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berkah, di Dusun Melati, Desa Waisala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten SBB, Ali Isa menyatakan bahwa, kondisi saat ini lahan ketahanan pangan di Dusun Waisala telah siap secara 100 persen untuk ditanami bibit sayuran Hortikultura, Jagung maupun Padi Gogo.

Ali Isa yang ditemui di Piru, pada Senin, (6/7/2026) mengungkapkan, saat ini para Petani dari 3 Gabungan Kelompok Tani, yakni: Kelompok Tani Berkah 1, Kelompok Berkah 2 dan Kelompok 3 yang diketuai oleh Sumardji dan Abdul Majid sedang menunggu bantuan bibit dari Provinsi Maluku.

Berita Lainya :  Bangli Ditertibkan, Pemkot Bekasi Tata Kawasan Tanah Apit

Menurut Ali Isa, dari komunikasinya dengan Inisiator Ketahanan Pangan SBB, Mansur Tuharea pihak provinsi telah siap menyalurkan bantuan bibit bagi Gabungan Kelompok Tani di Dusun Melati tersebut karena itu, tokoh masyarakat Dusun Melati itu meminta para petani untuk bersabar menunggu.

Ali Isa mengatakan, dari informasi yang diterimanya, pada Dusun Melati dalam rangka mendukung ketahanan pangan maka Pemerintah Provinsi berkoordinasi dengan Kementrian akan membangun proyek jaringan irigasi, karena itu pemerintah akan mengucurkan anggaran yang besar untuk proyek ini.

Berita Lainya :  Colling System Menuju Pilkada Damai, Polsek Piru Gelar Malam Keakraban Bersama AMGPM Cabang Soli Deo Gloria

Tokoh Masyarakat itu juga menambahkan, program Ketahanan Pangan adalah respon pemerintah terhadap latar belakang kehidupan masyarakat petani sehingga harus didukung oleh etos kerja dari para petani tersebut, untuk mengembangkan pertanian di daerah masing-masing.

Sebaliknya, etos kerja masyarakat yang tinggi ini juga harus didukung oleh pemerintah di kabupaten maupun provinsi.

“Disamping katong kerja keras, katong juga harus berdoa toh, yang penting saya juga tekankan kepada pemerintah daerah baik kabupaten maupun provinsi supaya bisa memback-up etos kerja dan penghidupan masyarakat, baik dalam bentuk penyediaan sarana maupun pengalokasian anggaran. Supaya program Ketahanan Pangan ini bisa sukses,” urai Ali Isa. (Nicko Kastanja)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News