33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Bangun Pedestrian Asal Jadi, Sejumlah Pepohonan Turut Di Cor

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Pembangunan infrastruktur jelang akhir tahun 2025 ini kini semakin giat dilakukan di Kota Bekasi. Seperti hal nya yang tengah dilakukan oleh salah satu kontraktor pemborong di pinggiran kali belakang Stasiun Kereta Api (KA) Kota Bekasi pada Selasa, 16/12/2025.

Pekerjaan pembangunan pedestrian ini berada di pinggiran kali irigasi yang terletak berada persis di belakang Stasiun KA Bekasi atau tepatnya berada di depan Apartemen Patra Land Urbano. Pekerjaan pedestrian sepanjang kurang lebih 200m ini terlihat menawan dan terkesan indah, karena mampu merubah suasana wilayah yang tadinya agak sedikit kumuh menjadi lebih bercahaya.

Dok Foto. Tampak pepohonan yang di cor langsung ditengah jalur pedestarian.

Namun hal ini berbanding terbalik dengan pemandangan lebih dekat yang ada di sekitar pedestrian tersebut. Banyak warga masyarakat yang bertanya-tanya dengan perencanaan detail pembangunan pedestrian itu.

Berita Lainya :  Wakapolres Metro Jakarta Utara Tinjau Kesiapan Rumah Pompa di Koja, Antisipasi Banjir Wilayah

Salah satu warga masyarakat yang ada diwilayah Jl. Pintu Air, Marga Mulya, Kec. Bekasi Utara ini mengatakan, “kog bisa y Bang ada pemborong pekerjaan menata pedestrian seperti ini, jelas kan Abang bisa melihat ada beberapa pohon yang di tanam sepanjang pinggiran kali ini yang ikut tercor,” ungkap pria setengah baya yang tidak mau disebut namanya sambil menunjuk beberapa titik di sepanjang pedestrian tersebut.

Dok Foto. Pohon besar yang turut di cor di jalur pedestarian Jl.Pintu Air, Marga Mulya.

“Seharusnya kan pohon-pohon yang ada di pinggiran kali tersebut, tidak ikut terkena coran dan di buat lingkaran di sekitar batang pohon yang ada agar pertumbuhan pohon tersebut lebih baik lagi. Kalau seperti ini mah kan pedestrian ini bisa cepat rusak dan malah tidak berfungsi dengan baik,” ungkap pria yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat.

Berita Lainya :  Hasil Chek Poin Tingkat Popularitas dan Elektabilitas Hampir 50%, Paslon HATI Dipastikan Menangkan Pilkada SBB 2024-2029

Hal yang sama juga diungkapkan oleh seorang Ibu yang kebetulan berbelanja di pasar mini depan pedestarian tersebut, “ini agak sedikit aneh dan tanda tanya ya Mas, kog bisa ada pembangunan jalur pejalan kaki seperti ini, ada pohon yang ditanam ditengah-tengah cor-coran,” ungkap wanita ini dengan mimik lucu sambil memperhatikan ruas pedestarian tersebut.

Dok Foto. Salah satu pohon yang terangkai langsung dengan pembesian persis didepan Apartemen Urbano.

Fenomena pembangunan pedestarian ini menjadi tanda tanya besar bagi sebagian masyarakat yang tinggal dan melintas di wilayah tersebut, karena kontraktor yang mengerjakan pekerjaan tersebut sepertinya hanya mengejar hasil kerja tanpa memikirkan penggunaan dari pedestrian tersebut. Sedangkan posisi pedestrian tersebut mengikuti alur pembangunan jembatan yang juga baru dibangun secara bersamaan, dan tanpa adanya papan nama pekerjaan sehingga kuat dugaan masih satu kesatuan dengan pembangunan jembatan yang ada.

Berita Lainya :  Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ungkap 10 Kasus dan Tangkap 10 Tersangka dalam Operasi Sikat

Melihat hal ini peran bidang perencanaan DBMSDA dan konsultan perencanaannya juga patut dipertanyakan karena jelas terlihat dalam pengerjaan pedestrian tersebut, masalah penataan pepohonan yang ada di sepanjang jalur pinggiran sungai sering terabaikan, hingga kerap kali turut serta di cor oleh pemborong. (J4N5)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News