30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Silaturahmi Ke Kakanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Yasos BKS Dan Amphibi Lakukan Pengembangan Program Sosial Bagi Penghuni Lapas

Jagakampung.com, Jakarta-Yayasan Sosial Berdikari Karya Sehati (YASOS BKS) bersama Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) terus berupaya melakukan pengembangan program sosial kemasyarakatan.

Untuk mendapat dukungan dari pemerintah, kali ini Ketua Umum Amphibi lakukan kunjungan silaturahmi dengan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, Jl. MT.Haryono-Cawang Jakarta Timur, pada Jum’at, 05/02/2021.

Berangkat dari keberhasilan Amphibi dan Yasos Bks dalam membina warga binaan Lapas Kelas II.A Bulak Kapal Bekasi yang telah dilakukan dari tahun 2016, Ketua Umum Amphibi Agus Salim Tanjung So,Si yang juga pendiri di Yayasan Sosial Berdikari Karya Sehati  terus berupaya mengembangkan teknologi dan menciptakan program pelatihan untuk warga binaan di lembaga pemasyarakatan (Lapas) atau sering dikenal penjara.

Berita Lainya :  Turki Siapkan Perang Besar Jika Militer Prancis Nekat ke Mediterania

Ketua umum Amphibi, Agus Salim Tanjung So,Si didampingi Ketua Amphibi Bekasi Raya Moh.Hendri A, ST, menyampaikan berbagai program yang telah dilakukan dengan Lapas Kelas IIA Bulak Kapal Bekasi semenjak kepemimpinan Yudi Suseno hingga I Made Darmajaya. Mulai dari memproduksi sabun cair dan detergen, ternak lele dan bebek peking hingga pembibitan Mahoni dibawah binaan Kasi Giatja, Samsun.

Agus Salim Tanjung juga menyampaikan bahwa Lapas Bulak Kapal Bekasi juga telah mengkontribusikan 10.000 bibit pohon mahoni di berbagai daerah di jabodetabek yang ditanam lembaga Amphibi bersama Team Go Green pada tahun 2016. Salah satunya yang bisa dibuktikan ada di pulau pari kepulauan seribu sebanyak 500 batang pohon mahoni kini tumbuh subur hingga ketinggian 9 meter.

Berita Lainya :  Ini Fitur Baru WhatsApp yang Bakal Hadir

Dari keberhasilan kerjasama tersebut, dirinya juga menyampaikan rencana program Amphibi dan Yasos Bks di seluruh Lapas se Indonesia. “Untuk program yang sedang kami siapkan yaitu pembuatan pakan ikan (pelet) yang bahan baku nya dari bekas sisa makanan para napi. Kami sudah membuat mesin nya dan siap segera di launching dalam waktu dekat ini. Selain ikut menjalankan program lingkungan hidup, tentunya ini bisa menjadi nilai tambah usaha warga binaan lapas dan menjadi ilmu apabila mereka ingin berusaha setelah menjalani masa hukuman,” tutur Agus ST.

Menyikapi paparan Ketua Umum Amphibi yang juga pendiri Yasos Bks, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Drs. Liberti Sitinjak, M.M., M.Si. menyampaikan apresiasinya terhadap  apa yang telah dilakukan Yasos Bks dan Amphibi selama ini untuk warga binaan Lapas.

Berita Lainya :  Di Pelabuhan Kaliadem, 413 Wisatawan Setelah Scan PeduliLindungi Berangkat Ke Pulau Seribu

Dan sangat setuju serta mendukung penuh apa yang direncanakan kawan-kawan terhadap warga binaan lembaga pemasyarakatan. Apalagi menyangkut usaha untuk warga binaan lapas dalam menciptakan kemandirian.

“Saya apresiasi dan siap membantu apa yang bisa kita sinergikan. Apalagi program ini bertujuan untuk menciptakan warga binaan Lapas nantinya mampu mandiri dengan membuat usaha setelah keluar dari masa hukuman, sangat saya dukung,” ucap L.Sitinjak.

“Kalau bisa disiapkan materi dan konsepnya dengan matang. Kalau sudah siap kita adakan rapat dan bahas bersama disini. “saya akan undang seluruh kalapas untuk hadir disini, dan kawan kawan sebagai narasumber dan memaparkannya, “tutup L.Sitinjak.(Red-litbang)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News