Proyek Urugan Lahan Diduga Langgar Aturan, Jalan Baru Underpass Licin Dan Berdebu

Must Read

Dinilai Tidak profesional Dan Tidak Objektif, Majelis Hakim PN Jak-Sel Dilaporkan Ke Badan Pengawas Mahkamah Agung RI

Jakarta -Dinilaii tidak Netral,Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diminta secepatnya mengganti majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara nomor...

Dukung Akselerasi PEN, Kabareskrim POLRI Beri Pengarahan Kepada Kapolda Dan Direktur Jajaran Reserse

Jagakampung.com, Jakarta - Dalam rangka mendukung akselerasi/percepatan pembangunan ekonomi nasional, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo melalui Kabareskrim Polri...

DPD FORKABI Kota Bekasi Berikan Santunan Yatim Dan Dhuafa

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Dalam menyambut serta mengisi bulan suci Ramadhan 1442 H, Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Anak...

Moment Bulan Ramadhan FPII Korwil Pesawaran Adakan Bukber Dengan Pengurus dan Anggota

Jagakampung, Pesawaran, Lampung -Keluarga besar Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Pesawaran menggelar acara buka puasa bersama (Bukber) di...

Sikapi Kembali Oknum Polisi Gunakan Narkoba, Ketum MAPAN Indonesia Angkat Bicara ; Kalau Tidak Bisa Dibina, Binasakan

Jagakampung.com, Jakarta - Divisi Propam Mabes POLRI dan Bid Propam Polda Jatim menangkap 5 Oknum Anggota Satuan Reserse Narkoba...

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Maraknya pembangunan di tengah perkotaan seharusnya dapat diimbangi dengan berbagai aturan dan peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah diwilayahnya. Sehingga setiap pembangunan yang berjalan dapat seiring sejalan dengan lingkungan dan masyarakat yang ada disekitarnya.

Namun hal ini berbanding terbalik dengan aktivitas pengurukan tanah di sebuah lahan yang ada di wilayah Kecamatan Bekasi Timur, tepatnya di wilayah Kelurahan Duren Jaya pada Selasa siang, 20/04/2021. Sejumlah warga dilingkungan sekitar dan para pengguna jalan, baik pengendara roda dua dan empat yang melintas di lajur jalan baru Underpass tersebut mengeluhkan kondisi jalan tersebut yang berubah kotor, penuh tanah merah dan berlumpur.

Warga meminta aparat terkait untuk segera dapat melakukan tindakan penertiban dikarenakan adanya aktivitas hilir mudik kendaraan dump truk yang mengangkut tanah di siang hari guna melakukan pengurukan tanah pada sebuah lahan yang berada persis di sebelah Klinik Pratama Bhakti. Jalan raya yang semula terlihat bersih mendadak jadi kotor akibat banyaknya berceceran tanah galian yang di angkut oleh mobil dump truk di sepanjang jalan tersebut.

WAJIB BACA :  Inilah Release Penetapan Tersangka Sopir Truck Maut Di Jalan Asahan Siantar

“Kaget saya Bang, jalan berubah kotor banyak tanah galian, jadi berdebu dan licin, kalau dibiarkan rawan terjadi kecelakaan,” ungkap Cecep salah satu pengendara motor roda dua kepada wartawan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh salah satu warga disekitar yang tidak ingin disebutkan namanya di tempat urugan tersebut menyatakan bahwa tadi pagi sudah ada pengendara sepeda motor yang sempat tergelincir akibat dari tanah merah yang berceceran di jalan. “Ada yang jatuh tadi pagi Bang, itu karena tanah merah yang berceceran,” tukasnya.

WAJIB BACA :  Goodyear Second Dynamic Simulator Membawa Pengembangan Ban Ke Level Baru

“Abang juga bisa lihat sendiri, itu banyak kendaraan truk tanah yang hilir mudik membuang tanah dilokasi ini pada siang hari, kan dah jelas ada aturan tentang pemberlakuan jam operasional truk di Kota Bekasi. Pada kemana semua para pemuka wilayah, kog tutup mata dengan hal ini?” tukasnya penuh tanya sambil menunjuk ke jalan yang sedang dipenuhi oleh truk tanah.

WAJIB BACA :  Viral Anak Laporkan Ibu Kandung Akhirnya Berdamai

Dan saat dikonfirmasi oleh media ini, B dan S selaku pelaksana proyek pengurukan tanah tersebut, enggan untuk memberikan tanggapannya. “Silahkan Abang tulis saja beritanya, biar pada tahu,” ujarnya dengan senyum penuh misteri.

Padahal berdasarkan aturan yang ada seharusnya pihak pelaksana proyek pengurugan tanah tersebut harus memenuhi beberapa unsur dalam bekerja dan salah satunya adalah jaminan dalam menjaga K3.

Dan sampai berita ini di turunkan, proyek pengurukan tanah tersebut masih tetap berjalan. Sedangkan beberapa aparat pemerintah selaku petinggi di wilayah belum bisa dikonfirmasi terkait hal ini.(J4N5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Murah, Tapi Spesifikasi Maxtron S8 2020 Boleh Diadu

Jagakampung.com - Vendor smartphone asal Indonesia, Maxtron kembali merilis produk baru di tahun 2020 ini, yakni Maxtron S8 2020. Smartphone ini mengusung layar lebar luas...

Mengenal Padi Raksasa PIM-1, Tinggi 2 Meter Hasil Lebih Banyak

Jagakampung.com - Ketahanan pangan bangsa Indonesia masih mengandalkan hasil produksi persawahan. Salah satunya adalah Padi sebagai basis makanan pokok. Beberapa varian yang muncul dari...

Kekuatan Ramallah dan Al-Bireh Serukan Perluasan Perlawanan

Mereka menekankan pentingnya berpartisipasi dalam kegiatan mingguan perlawanan rakyat, dan di setiap perselisihan dengan pendudukan, guna menyampaikan pesan kepada dunia bahwa rakyat Palestina akan...

Jelang Pelaksanaan Program PTSL 2021, BPN Kota Bekasi Bersama Polres Dan Kejari Kota Bekasi Berikan Penyuluhan Hukum Serta Bintek Bagi Pokmas Di Jaticempaka

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Proses pelaksanaan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) tahun 2021 dari Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi akan kembali dimulai awal...
WAJIB BACA :  Hadapi Tim Penilai Kampung Siaga, RW 09 Jatiraden Wakili Kecamatan Jatisampurna

DPD FORKABI Kota Bekasi Berikan Santunan Yatim Dan Dhuafa

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Dalam menyambut serta mengisi bulan suci Ramadhan 1442 H, Dewan Pimpinan Daerah Forum Komunikasi Anak Betawi (DPD Forkabi) Kota Bekasi...

Imam Besar FBR Ditetapkan Sebagai Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta

Jakarta, Jagakampung.com - Imam Besar FBR, KH. Lutfi Hakim MA diangkat menjadi Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta Antar Waktu. Ketetapan ini dirilis Pengurus Besar...

Latih Asesor Wartawan, BNSP RI Larang DP Sertifikasi Wartawan

Jagakampung.com, Jakarta (19/04) - Komisioner Badan Nasional Sertifikasi Profesi Henny S. Widyaningsih menegaskan Dewan Pers tidak boleh mengeluarkan sertifikasi kompetensi wartawan, menyusul Lembaga Sertifikasi...

Diduga Data Palsu, Munaslub Apkomindo 2015 Digunakan di PN Jaksel, PT DKI Jakarta dan Saat ini di MA

Jagakampung.com, Jakarta (18/04) - Sungguh miris dan ironis dunia peradilan di Indonesia, sebab dengan menggunakan data dan fakta yang diduga tidak valid dan fakta,...

Santunan Anak Yatim Jadi Warna Baru HUT SATPOL PP Ke 71 & HUT SATLINMAS Ke 59 Di Kota Bekasi

Jagakampung.com, Kota Bekasi -  Ditengah pandemi Covid-19 yang masih mendera negeri ini, peringatan Hari Ulang Tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang Ke 71...

Mahfud MD: Bulan Depan, 99,9 Persen Akan Terjadi Resesi Ekonomi Di Indonesia

Jagakampung.com - Resesi ekonomi di kuartal III 2020 bukan sebatas isapan jempol semata. Menko Polhukam bahkan menyatakan hampir 100 persen yakin Indonesia...
- Advertisement -

Rekomendasi

Open chat