Jagakampung.com, Kota Bekasi – Bantuan pangan atau yang biasa disingkat Banpang yang diberikan oleh pemerintah pusat dan ditujukan bagi warga kurang mampu kini mulai di distribusikan ke Kota Bekasi. Bantuan pangan ini berupa 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng yang akan diberikan langsung kepada PBP (penerima bantuan pangan) melalui Kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Bekasi.
Salah satunya adalah Kelurahan Bojong Rawalumbu pada Rabu 19/11/2025, sebanyak 1140 PBP (penerima bantuan pangan) yang ada di wilayah tersebut kini berhak menerima bantuan pangan tersebut. Alokasi bantuan pangan ini diberikan kepada PBP Kelurahan Bojong Rawalumbu untuk bulan Oktober-November 2025.

Proses penyerahan Banpang ini kepada PBP dilakukan di Aula Kelurahan Bojong Rawalumbu dan disaksikan langsung oleh Lurah Bojong Rawalumbu, Warjan S,AP dengan di dampingi oleh unsur tiga pilar Kelurahan Bojong Rawalumbu, perwakilan Kecamatan Rawalumbu serta perwakilan Bulog selaku pihak penyalur Banpang tersebut.

Dan pada kesempatan tersebut Lurah Bojong Rawalumbu ini mengungkapkan bahwa program banpang tersebut menyasar kepada masyarakat yang kurang mampu. “Sasaran program ini bagi masyarakat kurang mampu, Bang dan saya berharap dengan adanya program banpang ini, dukungan pemerintah akan kebutuhan pokok bagi masyarakat kurang mampu dapat sedikit membantu dan terpenuhi,” ungkapnya dengan lugas.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Abdul Kodir S.AP selaku Kasi Kessos Bojong Rawalumbu saat dikonfirmasi media ini dilokasi distribusi Banpang. “Ya Bang, para penerima bantuan ini adalah mereka yang telah terdata di sistem DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional) Kementerian Sosial RI., bukan sekedar rekaan semata,” ungkap pria hitam manis ini menegaskan.
“Dan dari masing-masing PBP ini akan mendapatkan Banpang sebanyak 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng,” ujarnya menambahkan.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi, antrian masyarakat penerima Banpang ini cukup teratur dan rapi. Dan rencana penyaluran Banpang ini akan terus dilakukan selama max 5 hari, hingga seluruh PBP yang telah terdaftar di DTSEN mendapatkan haknya.
Ibu Pipit salah satu penerima bantuan pangan saat ditemui media ini usai menerima Banpang dengan antusias mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Prabowo atas bantuan pangan yang diberikan kepadanya. “Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bulog, semoga besok-besok ada lagi,” ucapnya berharap sambil senyum sumringah. (J4N5)





