30 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Kakan ATR/BPN Kota Bekasi: “Terkait PTSL 2021 Sebenarnya Sudah Selesai Semua, Tinggal Tunggu Waktu Diserahkan”

Jagkampung.com, Kota Bekasi – Kantor Pertanahan (Kantah) ATR/BPN Kota Bekasi memberikan jaminan kepastian, untuk segera menyelesaikan berkas permohonan sekaligus menyerahkan secara bertahap sertifikat yang diajukan pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran (TA) 2021 di Kota Bekasi.

Kepastian akan jaminan penyelesaian berkas permohonan itu didapatkan melalui hasil wawancara media ini kepada Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi di Ruang Kerjanya, Jumat (11/03/2022).

Andi Bakti selaku Kakan Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi mengatakan, permohonan berkas yang telah dilakukan pada program PTSL TA 2021 tidak akan ditinggalkan meskipun program PTSL TA 2022 sudah kembali di mulai, “Ini tinggal waktu saja, pasti (red – Sertifikat) akan diserahkan,” ujar Andi Bakti kepada wartawan dalam sesi wawancara tersebut.

Jaminan penyelesaian program PTSL TA 2021 diberikan Kakan Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi sebagai kejelasan, atas berkas permohonan yang telah diajukan masyarakat kepada Kantah ATR/BPN Kota Bekasi.

Dok Foto. Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi, Andi Bakti saat menerima kunjungan wartawan media ini di ruang kerjanya pada Jumat (11/03/2022).

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan media ini di wilayah Kelurahan Mustikajaya misalnya, ada 1.671 SHAT (Sertifikat Hak Atas Tanah) menjadi target penyelesaian pada program PTSL TA 2021.

Faktanya (Arsip pemberitaan media ini) di akhir Tahun 2021, hanya 214 sertifikat yang berhasil diserahkan kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Mustikajaya, dan disusul dengan penyerahan pada awal Tahun 2022 yang tidak mencapai setengah dari target awal.

Berita Lainya :  Kapolres Tabanan Pimpin Penyekatan PPKM Darurat

Selanjutnya melalui salah satu tim Pokmasdartibnah (Kelompok Masyarakat Sadar Tertib Pertanahan) atau biasa disebut Pokmas disampaikan, wilayah Kelurahan Jatirahayu memiliki target awal kurang lebih sebanyak 4.291 SHAT.

Sementara dari hasil pencapaian berkas permohonan melalui Pengumpulan Data Fisik (Puldasik), maupun Pengumpulan Data Yuridis (Puldadis) yang diserahkan kepada Kantah ATR/BPN Kota Bekasi mencapai di angka 3.897 bidang.

Sedangkan untuk total sampai saat ini, hanya ada 523 sertifikat yang sudah diserahkan kepada masyarakat di wilayah Kelurahan Jatirahayu. Selain 2 wilayah ini, masih banyak lagi wilayah lainnya yang mengalami hal serupa dalam program PTSL TA 2021 dan Tahun Anggaran sebelumnya.

Dalam kesempatan itu Kakan Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi mengucapkan, jaminan kepastian ini juga berlaku bagi program PTSL pada Tahun Anggaran sebelumnya. Seperti berkas permohonan PTSL yang tidak selesai di TA 2021, dapat dilanjutkan kembali ke dalam TA 2022, “Jadi itu yang akan menjadi Desa/Kelurahan lengkap, tidak ditinggal. Karena tujuan PTSL ini kan untuk mendaftarkan semua (red – Hak Atas) tanah, khususnya di Kota Bekasi,” ucapnya.

Sehingga dari proses tersebut Kakan Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi menjelaskan, ada pengertian dalam program PTSL pada istilah K1/Kategori 1 (artinya tanah tersebut statusnya clean dan clear sehingga dapat diterbitkan sertifikat), K2 (artinya status tanah tersebut sengketa sehingga hanya dicatat dalam buku tanah), K3 (artinya status subyek tanahnya belum memenuhi syarat sehingga hanya dicatat dalam daftar tanah), dan K4 (artinya tanah tersebut sudah memiliki sertifikat namun perlu perbaikan informasi pada peta).

Berita Lainya :  Dandim Faisol Izuddin Siap Mendukung Penuh Pengamanan HUT APEKSI Ke-22

Dirinya juga mengungkapkan bahwa, sebenarnya program PTSL TA 2021 sendiri sudah berakhir di Tanggal 24 Januari 2022. Awalnya sebanyak 25.000 SHAT telah ditentukan untuk 5 wilayah Kelurahan se-Kecamatan Pondokgede, melalui penetapan lokasi (Penlok) Kantah ATR/BPN Kota Bekasi pada program PTSL TA 2021.

Namun dalam perjalanannya, program PTSL TA 2021 ini mengalami adendum/perubahan Penlok dan menghasilkan sebanyak 22.000 SHAT yang tersebar pada 23 wilayah Kelurahan di Kota Bekasi.

Kakan menerangkan bahwa dari jumlah 22.000 SHAT sebanyak 2 Tim dikerahkan Kantah ATR/BPN Kota Bekasi dalam menjalankan program PTSL TA 2021. “Tim 1 itu ada sampai 17 Kelurahan, dan sudah menyerahkan 5.260 sertifikat. Sisanya, (karena itu terbagi 2 Tim) masih ada 5.296. Kenapa belum diserahkan…? Karena masih ada kendala,” terangnya.

Beberapa kendala tersebut diantaranya seperti kondisi pandemi Covid-19, dan padatnya jumlah rumah penduduk di suatu wilayah menjadi pengaruh serta alasan dilakukannya perubahan Penlok dalam pelaksanaan program PTSL TA 2021.

Berita Lainya :  Permudah Transaksi Secara Digital, Personel Kodim 0410/KBL Ikuti Sosialisasi BRImo

Kemudian masih adanya beberapa berkas permohonan yang perlu untuk diperbaiki, revisi tanda tangan panitia, dan kekurangan/kelengkapan berkas menjadi kendala lambannya program PTSL, “Sebenarnya sudah selesai semua ya, tinggal itu saja yang mau diperbaiki,” ujar Andi Bakti.

Selain itu diketahui, sumber daya manusia (SDM) pada pelaksanaan program PTSL ini juga merangkap tugas pelayanan rutin di Kantah ATR/BPN Kota Bekasi. Tetapi Kakan Pertanahan ATR/BPN Kota Bekasi menegaskan, hal tersebut bukanlah sebagai halangan, “Kuncinya kita tetap menyelesaikan, tidak bisa tidak. Karena (red – Program) ini sudah dianggarkan oleh APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” tegasnya.

Sebelumnya Ketua Tim-1 PTSL TA 2021, Aang Sumarna sempat mengakui telah mendapatkan ultimatum dari Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) BPN Provinsi Jawa Barat. Ultimatum tersebut berkaitan untuk segera mungkin menyelesaikan, dan menyerahkan sertifikat yang telah diajukan melalui program PTSL kepada masyarakat.

Mengenai ultimatum itu, Kakan ATR/BPN Kota Bekasi sendiri menanggapinya sebagai motivasi sekaligus untuk melakukan introspeksi dan evaluasi kegiatan dalam pelaksanaan PTSL TA 2022. (Andrew)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News