
PEMALANG — Jagakampung.com – 30 September 2026 , Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Pemalang memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan Pulosari. Desa Pagentaran, Desa Batursari, dan Desa Gunungsari menjadi daerah yang paling terdampak, di mana warga kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Menyikapi kondisi tersebut, Batalyon Infanteri (Yonif) 437 Pemalang turun langsung memberikan bantuan pengiriman air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Fokus utama bantuan dipusatkan di Desa Pagentaran, di mana pasukan mengirimkan air bersih secara rutin tiga kali dalam seminggu guna memenuhi kebutuhan warga.
Bantuan ini tidak hanya bergerak dari unsur militer saja. Dukungan mengalir dari berbagai pihak, antara lain Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pemalang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pemalang, PGRI Kabupaten Pemalang, serta PDAM Kabupaten Pemalang.
Selain lembaga resmi, bantuan juga mengalir dari para relawan masyarakat yang turut bergerak secara sukarela mendistribusikan air ke warga yang terdampak kekeringan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat dinilai sangat membantu meringankan beban warga yang selama ini kesulitan mendapatkan pasokan air bersih.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kebutuhan air warga di Desa Pagentaran, Batursari, Gunungsari, serta desa-desa lain di Kecamatan Pulosari dapat terpenuhi hingga masa kemarau berakhir.
Eddy – Budi





