Jagakampung.com, Kota Bekasi – Setiap pengguna kendaraan roda 2 maupun roda 4, mulai memperlambat laju kendaraannya saat melintasi jalan Bintara Raya yang rusak dan berlubang. Tepatnya jalur jalan rusak itu berada di depan salah satu tempat makan cepat saji yang berdekatan dengan Kantor Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.
Menurut Camat Bekasi Barat Maka Nachrowi, sudah jauh-jauh hari telah memerintahkan Lurah setempat dan juga pada saat rapat bersama mengenai pengendalian ‘Kali Bong’ dengan tim UPTD terkait. “Langsung itu saya utarakan ke para UPTD, terkait adanya jalan di depan POM Bensin yang memang sudah parah,” kata Maka kepada wartawan saat ditemui di Kantornya, Jumat (11/02/2022).
Camat meminta untuk segera ditindaklanjuti, mulai dari pengerukan lumpur pada saluran di sekitar lokasi yang dikerjakan oleh tim pemantusan dengan berkoordinasi dengan Lurah setempat. “Nah Alhamdulillah, kemarin langsung ditindaklanjuti oleh Lurah dan UPTD,” ucap Maka Nachrowi kepada media ini.
Dan itu memang, lanjut Maka, “Informasi dari UPTD DBMSDA (red – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air) bahwa jalan yang rusak di depan itu sudah dianggarkan. Katanya, rencana pelaksanaan di bulan April 2022,” tuturnya menambahkan.
Adapun Maka coba memaparkan strategi dan rencananya ke depan dalam hal merapikan Jalan Bintara Raya. “Pertama saya ingin mengurai kemacetan yang sering terjadi disimpang pertigaan Pasar Kranji Baru. Tentunya dengan menertibkan para PKLnya dulu, yang berdiri di atas saluran Jalan Bintara Raya ini,” paparnya.

Terkait hal tersebut, komunikasi juga mulai dibangun Camat Bekasi Barat kepada para Lurah, Kepala Unit Pasar, Satpol PP sebagai penegak, dan RT/RW setempat. “Sampai saat ini baru saya kirim surat yang pertama dan kedua. Nah nanti setelah itu, baru kami akan laporkan ke tingkat kota untuk penertiban PKL,” ujar Maka.
Lalu setelah itu, bagian dari strategi Camat Bekasi Barat untuk merapikan Jalan Bintara Raya adalah dengan cara melakukan pemantusan lanjutan. “Kemudian yang ketiga, tentunya Insya Allah baru kita merealisasikan bersama-sama betonisasi. Saya monitor terus, info terkait akan segera di rapihkannya di bulan April,” ungkapnya.
Secara terpisah Kepala UPTD DBMSDA wilayah Kecamatan Bekasi Barat, Edi B Tarigan membenarkan terkait Jalan Bintara Raya yang rusak dan berlubang ini nantinya akan dilakukan betonisasi dalam waktu dekat. “Sudah masuk APBD Murni. Dipastikan tahun ini dikerjakan, Insya Allah di bulan 4 ataupun di Bulan 3,” tegas Edi.
Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kepala UPTD DBMSDA wilayah Kecamatan Bekasi Barat, jalan tersebut rusak dan berlubang akibat kebocoran pipa air pada manhole di badan jalan. “Itu disebabkan adanya kebocoran pipa PDAM Tirta Bhagasasi dari manhole Telkom,” terangnya.
Edi juga menjelaskan bahwa jalan itu sudah pernah dilakukan perawatan dengan melakukan tambal sulam dengan cara pengaspalan, dan kembali rusak akibat dipercepat oleh kebocoran air yang menggenang di badan jalan. “Jadi kita tangani dulu untuk kebocorannya, setelah ditangani baru kita ke perapihan jalannya,” urainya menjelaskan.
Kepala UPTD DBMSDA wilayah Kecamatan Bekasi Barat ini mengatakan bahwa rencananya kurang lebih pelaksanaan betonisasi nantinya akan dilakukan dengan panjang pekerjaan 100 meter dan lebar 6 meter.
Berdasarkan pantauan media ini, jika jalan tak segera diperbaiki akan berpotensi membahayakan pengendara yang sedang melintas. (Andrew)





