Jagakampung.com, Kota Bekasi – Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi Dapil VI (enam), memberikan pernyataan sikap akan berhenti menjadi anggota DPRD. Pernyataan sikap itu dilontarkan oleh Arwis Sembiring Meliala, SH yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Demokrat saat melakukan kegiatan jaring aspirasi masyarakat (Reses I) DPRD Kota Bekasi Tahun Anggaran 2022 di Aula Kantor Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Jumat (11/02/2022).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 orang Ketua RW (Rukun Warga) maupun perwakilannya, dari jumlah total keseluruhan sebanyak 23 RW di wilayah Kelurahan Jakasampurna. Turut hadir pada kesempatan ini Sekretaris Kelurahan Jakasampurna, Triyanto didampingi Kasi Trantibum, Dedi mewakili Lurah Jakasampurna, Edi Djunaedi yang saat itu juga sedang menghadiri kegiatan Reses di lokasi yang berbeda.

Usai kegiatan Reses berlangsung, Arwis mengatakan cukup merasa miris dengan apa yang telah didengarnya. Awalnya beberapa Ketua RW sempat beranggapan pesimis akan pelaksanaan kegiatan itu, “karena ada lingkungan yang belum pernah dapat (red – Melalui Aspirasi), ada kantor RW, saluran, dan jalan. Kita miris juga sih ya, artinya kan saya memberikan mereka semangat juga,” katanya kepada wartawan.
Kemudian Ketua Fraksi Demokrat pun menegaskan, setiap aspirasi yang sampai di tangannya pasti akan terus dikawal sampai dengan tercapai. “Ya itu tantangannya, pasti saya kawal terus sampai nanti tercapai. Begitu sudah masuk, katakanlah di RKA (red – Rencana Kerja dan Anggaran) pasti saya kirim rekapnya,” tegas Arwis.

Tak hanya sampai di situ, dirinya mengaku akan terus mengawal usulan dari masyarakat, bahkan sampai di KUA-PPAS (Kebijakan Umum APBD – Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara), “Di KUA-PPAS pasti juga kan saya cari dulu itu, saya foto, saya kasih lagi. Menandakan supaya mereka yakin (optimis) itu akan dapat,” ungkap Arwis.
Ya memang, kembali ditegaskan Ketua Fraksi Demokrat ini, “Kalau kita tidak bisa memperjuangkan (red – Aspirasi Masyarakat) buat apa jadi Dewan, itu saja. Kecuali dalam keadaan Covid ada refocusing anggaran, ya ampun kita (menyerah),” imbuhnya.

Adapun Arwis menjelaskan, hasil pekerjaan aspirasi pada Tahun 2021 yang terlaksana di wilayah Kelurahan Jakasampurna hanya ada 2 pekerjaan. “Di RW. 03 ada terealisasi jalan. Itu pun karena menitip usulan by phone aja, gak ada reses. Orang gak pernah di sini,” tandasnya sambil menjelaskan bahwa hari itu merupakan reses perdananya di wilayah Kelurahan Jakasampurna.
Sementara dalam pelaksanaan kegiatan Reses ini, sebanyak 9 orang Ketua RW menyampaikan masing-masing usulannya. Dan sebagaimana untuk diketahui secara bersama, totalnya usulan berjumlah 20 usulan dengan nilai estimasi anggaran mencapai 1,5 miliar. (Andrew)





