33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

SBB Akan Miliki GOR, Sekda Nyatakan Lahan Siap Sementara Proposal Pembangunan Sedang Beproses di Kemen PU

Piru (19/5/2026), jagakampung.com – Untuk kepentingan membangun Gelanggang Olahraga (GOR) di Kabupaten SBB, Pemerintah Daerah Kabupaten SBB telah membeli lahan seluas 2 hektare yang berlokasi di belakang Perumahan Pejabat Pemda SBB yang berlokasi di Jalan Neniari, Kota Piru.

Lokasi di belakang Perumahan Pejabat Pemda SBB yang disebut dengan Rumah Tujuh Itu adalah milik keluarga Laturette.

Sekretaris Daerah SBB, Alvin Tuasuun, S.P., M.Si, yang ditemui di ruang kerjanya Kantor Bupati SBB, Jln JF Puttileihalat No 1, Kota Piru, pada Senin, (18/5/2026) mengungkapkan, sesuai dengan arahan Kepala Daerah Pemda SBB butuh lahan seluas 2 hektare untuk pembangunan Gelangang Olahraga(GOR) atas permintaan dari Kementrian Pemuda dan Olahraga RI.

Berita Lainya :  Dukung Ketahanan Pangan Dusun Melati, Ketua Gapoktan Ungkap Akan Dibangun Jaringan Irigasi

Menurut Tuasuun, setelah mendapatkan hibah lahan dari Pemda SBB maka Kementrian Pemuda dan Olahraga RI akan membuat proposal pembangunan kepada Kementrian Pekerjaan Umum RI untuk membangun GOR tersebut.

“Karena yang membangun bukan Kemenpora tetapi KemenPekerjaan Umum RI,” cetusnya.

Hingga saat ini proposal dari Kemenpora ke Kemen PU tersebut masih dalam proses, karena itu Sekda SBB berharap proposal itu dapat diterima, sehingga lahan milik Pemda SBB tetapi dibangun Gelanggang Olahraga oleh Kementrian PU dengan dana dari Pemerintah Pusat.

Berita Lainya :  Lagi! Saat Efisiensi dan WFH Berlaku, Pemkot Bekasi Gelar Agenda ke Bogor

Adapun tujuan utama dari Pembangunan GOR itu adalah: agar masyarakat SBB dapat berolahraga dalam suatu kondisi yang lebih nyaman pada fasilitas yang sesuai dengan standar, karena ada lintasan lari, ada lapangan sepak bola dan tribun penonton dan fasilitas lainnya.

“Yang katong harapkan seperti itu, memang tahapannya masih dalam bentuk permohonan proposal ke Kemen PU – RI, tetapi untuk lahan kita sudah siap,” urai Tuasuun.

Terkait adanya protes dari warga bahwa tidak ada jalan masuk ke lahan tersebut, Sekda mengatakan, pihaknya akan mengupayakan supaya tetap ada jalan masuk, karena tidak mungkin GOR tidak ada jalan masuk.

Berita Lainya :  Pembukaan 500 Ha di Desa Hatunuru, Kepala Desa Minta Pemda SBB Proaktif Bantu Program Ketahanan Pangan Pempus di Kabupaten SBB

“Jadi jalan masuk itu tentunya sudah dipikirkan, karena jalan masuk itu adalah tanggung jawab Pemda untuk buat jalan masuk sesuai standar,” kata Sekda dengan nada optimis. (Nicko Kastanja)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News