30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Warga Panik, Ada Semburan Gas Bocor Di Rawalumbu Akibat Tersenggol Alat Berat DBMSDA Kota Bekasi

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Sebuah pipa jaringan gas (Jargas) alam berukuran 6 inchi dengan jenis High Density Polyethylene (HDPE) mengalami kebocoran di wilayah Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, pada Rabu (15/10/2025).

Menurut Direktur Utama  PT Sinergi Patriot Bekasi (SPB), M. Aldo Sirait S.H., M.H mengatakan, kejadian tak terduga tersebut disebabkan adanya pekerjaan yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi di area Jembatan 10 Rawalumbu. “Kebocoran diakibatkan oleh karena ada pekerjaan Dinas BMSDA di Rawalumbu,” kata Aldo ketika di konfirmasi wartawan melalui sambungan selulernya dari lokasi kejadian.

Aldo menyebutkan, insiden bermula sekitar pukul 14.00 WIB, setelah pipa pendistribusian jargas untuk rumah tangga pada wilayah itu terkena benturan alat berat dari pekerjaan pengerukan lumpur yang dilakukan pihak DBMSDA Kota Bekasi. “Seperti yang saya sampaikan di awal tadi, pertama kami memohon maaf kepada masyarakat Kota Bekasi, khususnya masyarakat yang ada di Rawalumbu,” ujarnya.

Berita Lainya :  Deri Adhika Gandeng Helma Namira Garap Single Kolaborasi Bertajuk "Kagum"

Akibat dari kebocoran tersebut, lebih lanjut Dirut PT SPB itu menambahkan, “tentunya aliran gas ke masyarakat kami hentikan sementara waktu, menunggu perbaikan yang kami lakukan pada saat ini,” imbuhnya.

Dari sebuah video yang diterima wartawan media ini sebelumnya, insiden kebocoran pipa pendistribusian jargas memperlihatkan semburan tekanan gas akibat tersenggol mencapai ketinggian sekitar 2 meter.

Dok Foto. Seperti inilah proses penyambungan atau perbaikan pipa jargas dengan jenis HDPE yang dilakukan oleh tim teknis gabungan di lokasi kejadian.

 

Sejak awal terjadinya kebocoran tersebut, Aldo menjelaskan, pihaknya telah mengambil berbagai upaya dan langkah cepat sebagai bagian dari penyelematan. Dengan berkoordinasi langsung ke PT Pertagas Niaga (PTGN) untuk segera melakukan perbaikan, menutup aliran gas dari Metering and Regulating Station (MRS) ke Regulating Station (RS), membatasi area dengan police line, menyampaikan pemberitahuan kepada pelanggan jargas atas pemutusan aliran sementara, dan menempatkan tim di lokasi untuk selalu standby.

Berita Lainya :  Kapolsek Koja Gelar Cooling System Ngopi Kamtibmas Bersama Warga untuk Perkuat Keamanan Wilayah

Berdasarkan pantauan wartawan media ini di lokasi, proses perbaikan sempat mengalami kendala. Pasalnya, posisi pipa HDPE berukuran 6 inchi yang rusak itu terendam oleh aliran air. “Ya, karena kan kebetulan ini penyelesaiannya di aliran air mengalir. Jadi perlu bantuan alat berat untuk membantu pengeringan airnya, supaya penyambungan pipa bisa kami laksanakan dengan secepat mungkin,” jelasnya.

Melalui mekanisme kerja sama dari tim gabungan, Dirut PT SPB meyakini proses perbaikan dapat diatasi dengan cepat. “Kalau informasi dari tim teknis kami, sebenarnya pekerjaan (red – Perbaikan) itu tidak lebih dari 12 jam. Tapi tergantung situasi di lapangan juga, kalau planning kami harus selesai malam ini,” pungkas Aldo Sirait mengakhiri.

Berita Lainya :  Polsek Pademangan Lakukan Olahraga Bersama, Jaga Kebugaran Personel

Sebagai informasi, proses penyambungan pipa jargas dengan jenis HDPE ini telah selesai dilaksanakan sekitar pukul 21.05 WIB. Namun tim teknis masih melakukan uji tekanan, hingga proses pemeriksaan akhir untuk memastikan standar keamanan tinggi, dalam memulihkan pasokan aliran gas ke masyarakat. (Andrew)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News