28.9 C
Jakarta
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Terlalu Dini Kerusakan Ruas jalan Kehidupan Lingkungan Seranggas Terlihat Jelas, Pengawasan Dinas PUPR Diragukan

Lampung barat, Jagakampung.comĀ  (11 Januari 2026l – Pemiliharaan Peningkatan ruas Jalan Kehidupan Lingkungan Seranggas, kelurahan pasar liwa. kecamatan Balik Bukit, kabupaten Lampung Barat. menunjukan kerusakan Dini yang jelas terlihat didalam foto dokumentasi, kondisi jalan latasir yang seharusnya masih terjaga kualitasnya justru sudah mengalami kerusakan masif dan hal ini membuat pengguna jalan mempertanyakan Elektabilitas pengawas dalam pengawasan yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung barat.

Berbagai tanda keausan terlihat pada jalan tersebut, dipermukaan jalan terlihat tekstur kasar dan tidak halus seperti jalan yang baru selesai dibangun atau diperbaiki, dengan banyak bagian menunjukan butiran aspal yang mulai terlepas. Dibagian tengah jalan terlihat lekukan bulat dengan bentuk jelas, serta banyak bercak kerusakan kecil yang menyebar dengan bentuk tidak teratur dan ukuran bervariasi.

Berita Lainya :  Sinergi Tiga Pilar, Koramil 05/Kramatjati Bantu Pengecatan Kantor Sekretariat RW.06

Bagian tepi jalan menunjukkan perbedaan tekstur dibandingkan bagian tengah, mengindikasikan bahwa lapisan aspal sudah mulai mengelupas dan tidak menutupi dasar jalan dengan baik. Tepi jalan juga tidak rata dan sedikit menurun ke arah sisi jalan. Kerusakan tidak hanya terjadi pada satu titik, melainkan menyebar di seluruh panjang segmen jalan yang terlihat dalam foto dari arah depan hingga kejauhan. Permukaan jalan menunjukkan kondisi yang sama, tidak rata dan memiliki bercak kerusakan.

Berdasarkan informasi dari warga, Proyek pemeliharaan jalan ini dikerjakan oleh CV. Bunga Mayang Putra dengan nilai kontrak Rp. 158.996.000,” menurut informasi dari tim aktivis lambar, papan informasi proyek yang wajib membuat data penting seperti nama kontraktor, nilai kontrak, jadwal pelaksanaan dan pihak pengawas tidak terlihat dilokasi. salah orang Warga menyebutkan bahwa papan tersebut mungkin sudah dilepas karena waktu itu ada dan ditempel dikayu dekat mushola, Ungkapnya.

Berita Lainya :  Fahira Idris dan Ormas Bang Japar Tebar Hewan Kurban 1 Sapi dan 20 Kambing di Jakarta

Dilain sisi, diduga kondisi kerusakan Dini ini terjadi karena pengawasan dinas tidak maksimal sehingga menghasilkan pekerjaan tidak bermutu sesuai spesifikasi dan standar kualitas yang ditetapkan, hal ini semakin diperkuat karena beberapa proyek jalan di wilayah Lampung barat juga mengalami kondisi yang sama, hal itu dapat dilihat dari beberapa pemberitaan media ini dan beberapa media masa lainnya.

Menurut Dedi, Aktivis Lambar. Ada Dugaan Kerusakan ini kemungkinan besar disebabkan oleh kualitas material aspal yang tidak memenuhi standar atau proses pemasangan yang tidak sesuai prosedur, bukan hanya akibat penggunaan sehari-hari atau faktor alam.

Berita Lainya :  Polsek Pademangan Gelar Patroli 3 Pilar Bersama Elemen Masyarakat Jaga Jakarta Antisipasi Potensi Gangguan Kamtibmas

Aktivis Lampung barat, meminta kejaksaan negeri Lampung barat untuk segera mengambil tindakan tegas dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut.”Dan dia juga meminta Pejabat Pembuat Komitmen PPK atau dinas PUPR Lampung barat segera melakukan verifikasi lapangan untuk mengevaluasi kondisi jalan dan menetapkan langkah berdasarkan peraturan.

Jika ditemukan bukti pelanggaran peraturan atau kelalaian dalam pelaksanaan proyek, pihak terkait diharapkan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum agar pembangunan infrastruktur di Lampung barat kedepannya dapat berjalan sesuai aturan dan memiliki umur pakai yang panjang.(Tim/DF)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News