Tabligh Akbar dan Reuni HARIDA XXVI Sukses Digelar di Pondok Pesantren Riyadlul Huda, Ciamis
Jagakampung.com, Ciamis, 10 Juni 2025 — Pondok Pesantren Riyadlul Huda kembali menjadi pusat kebersamaan dan semangat ukhuwah dalam acara Tabligh Akbar dan Reuni HARIDA XXVI, yang berlangsung khidmat dan meriah pada Senin malam (09/06).

Mengusung tema “Satu Hati Satu Tujuan”, kegiatan yang digagas oleh Himpunan Alumni Riyadlul Huda (HARIDA) ini berhasil menghimpun ratusan alumni lintas angkatan, para santri, serta masyarakat sekitar. Bertempat di halaman Pesantren Riyadlul Huda, Lingkungan Pereng RT 01 RW 08, Kelurahan Benteng, Ciamis, acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan semangat perjuangan santri dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Selain para alumni dan masyarakat, kegiatan ini juga turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya : Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Komandan Kodim Ciamis, Kapolsek Ciamis, Lurah Ciamis beserta jajaran aparat pemerintah setempat.
Kehadiran unsur pemerintahan dan aparat keamanan tersebut memberikan dukungan moral sekaligus mempererat sinergi antara pesantren dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang berlandaskan nilai keagamaan dan kebangsaan.
Sejumlah tokoh ulama turut hadir menyampaikan tausiyah dan nasihat kebangsaan, di antaranya : KH. Muslih Al Khudori & Hj. Enoh Nurjanah, Pimpinan Umum Pesantren Riyadlul Huda, KH. Undang Ubaidillah, KM. Cecep Zaenal Abidin, Kyai Misbahudin, Ust. Dede Yunus Husni M.
Dalam sambutannya, KH. Muslih Al Khudori menyatakan bahwa HARIDA merupakan bukti nyata potensi besar alumni pesantren dalam membangun peradaban Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai keikhlasan, keilmuan, dan kebersamaan dalam setiap langkah perjuangan.
“Reuni ini bukan sekadar temu kangen, melainkan bentuk komitmen kita untuk terus menghidupkan dakwah, pendidikan, dan persatuan umat,” ujarnya.
Tausiyah para ulama malam itu banyak menyoroti pentingnya peran santri dalam menghadapi tantangan zaman, menjaga nilai moral, serta melestarikan warisan spiritual pesantren. Suasana haru dan semangat terpancar dari wajah para hadirin yang mengikuti acara hingga larut malam dengan penuh khidmat.
Acara ini juga dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi program alumni, dengan penekanan pada pengembangan pendidikan, ekonomi syariah, dan pemberdayaan masyarakat berbasis pesantren.





