33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Soal Pembangunan Onderlagh Jalan Usaha Tani di Desa Mekar Sari, LSM FORSAL Segera Membuat Laporan

Waysulan, Lampung Selatan,-Bidang Penelitian dan Pengembangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Dewan Pimpinan Pusat Forum Suara Anak Lampung (DPP FORSAL), Cecep Rusdiono,
sangat menyayangkan, Kegiatan Yang Berasal Dari Anggaran APBD Terkesan Buruk Seperti Luput Dari Pengawasan Pihak Dinas Pertanian Lampung Selatan (Lamsel) Atau Memang Sudah Terbiasa dan menjadi kebiasaan.Sabtu(21/12/2024).

Selain itu, Cecep juga mengatakan Kasihan terhadap masyarakat Kecamatan Waysulan, Menerima Manfaat namun tidak sesuai apa yang diharapankan.

itu akan mejadi contoh Buruk, atau mungkin Ini sudah menjadi budaya, Bahkan Kami Menduga Semua Ini Ulah pejabat yang ada di dinas Pertanian, atau bisa juga ada oknum tertentu yang memanfaatkan keadaan.

“Jelas ini akan kami dalami, Sebagai Bentuk kepedulian kami dan dukungan kami sebagai lembaga Forum suara anak Lampung.”kata Cecep.

Cecep juga menegaskan ini harus menjadi Perhatian khusus, Bagaimana program prioritas Presiden Asta Cita akan sukses jika di daerah daerah masih banyak oknum dinas,uang Bermain dengan Bancakan yang sistematik, ini akan kita bongkar,kebenarannya.”Tegas dia.

Berita Lainya :  Jaga Jakarta+ Polisi Sambangi Sekolah di Pademangan, Sosialisasikan Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Lebih lanjut Cecep Rusdiono mengatakan, apa lagi ini berdasarkan sumber yang terpercaya pekerjaan jalan usaha tani ini di buat satu pintu oleh pihak dinas yang berarti dinas memberikan pekerjaan ini pada satu orang yang membuktikan bahwa keterlibatan dinas ini sangat besar dalam pekerjaan jalan usaha tani yang ada di Lampung Selatan.

“Karna itu pihak dinas tidak dapat melakukan pengawasan pada Pekerjaan-pekerjaan jalan usaha tani yang ada di beberapa titik di Lampung Selatan, khususnya di Desa Mekar Sari Kecamatan Waysulan.Sehingga semua pekerjaannya tidak berkualitas sesuai harapan masyarakat.”tuturnya.

“Dalam hal ini segera akan kami buat laporan ke pihak Inspektorat dan juga Kejaksaan Negeri (Kejari) Kalianda Lamsel.”Tandasnya.

Sementara itu, pada sebelumnya saat dikonfirmasi media ini pada Jum’at (20/12) salah seorang sumber yang minta nama nya dirahasiakan, mengungkapkan Pengerjaan Proyek Onderlagh jalan usaha tani tersebut, yang mengerjakan adalah Kades Mekar Sari .

“Setahu saya yang mengerjakan pak kades mifta, Silahkan tanya ke pak kades mekar sar.”ungkapnya mengarahakan.

Berita Lainya :  Kapolres Metro Jakarta Utara Berikan Arahan KRYD Malam Pasca Konser Maroon 5

Di wartakan sebelumnya,
Pembangunan onderlagh Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun 1, Desa Mekar Sari, Kecamatan Waysulan, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).Pada sebelumnya menjadi sorotan warga lantaran pembangunan jalan tersebut selain diduga tidak transparan, juga banyak kejanggalan saat dikerjakan.Kamis (19/12/2024).

Pasalnya, material yang digunakan dalam pembangunan onderlagh jalan usaha tani tersebut memiliki kualitas buruk. Bahkan, pengerjaannya juga terkesan asal-asalan.

Salah seorang warga WL, meragukan akan kualitas pembangunan onderlagh jalan usaha tani itu. Bagaimana tidak, material yang digunakan memiliki kualitas yang buruk.

“Lebar jalan sekitar 3 meter dengan panjang diperkirakan 295 meter.Soalnya gak tercantum juga itu Volume Panjang x Lebar nya sih bang, Pakainya juga batu yang kualitasnya jelek, tanah uruk cadas, dan pasirnya juga sedikit sehingga tidak merekat ,” ungkapnya.

Sambung WL dirinya sebagai warga desa setempat merasa kecewa akan pembangunan jalan onderlagh tersebut, sebab, batu yang terpasang di jalan onderlagh itu tidak padat dan tidak merata, sehingga sangat diragukan akan kualitasnya.

Berita Lainya :  Tak Ubahnya Drakula, Kades Rangai Tritunggal Diduga Hisap Uang Pembangunan Rabat Beton

”Cuma sedikit pasirnya, jadinya gak padat, seharusnya kan sebelum di pasang rumputnya di bersihkan dulu, setahu saya kalau Onderlagh itu kan berdiri susunan batu nya bang,”jelasnya dia Senin 16 Desember 2024.

Diketahui, dari Papan Informasi yang terpasang, dana pembangunan onderlagh jalan usaha tani (Gapoktan Bina Karya) bersumber anggaran dari Pemerintahan Kabupaten Lampung Selatan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan (DTPHbun).

Kegiatan pembangunan prasarana pertanian kode paket EKAT.JUT, dengan nilai Kontrak Rp. 134.845,715,72,- (Seratus Tiga Puluh Empat Juta Delapan Ratus Empat Puluh Lima Ribu Tujuh Ratus Lima belas tujuh Puluh Dua Rupiah).

Dengan waktu pelaksanaan 90 (Sembilan Puluh) hari kalender, sumber dana APBD Tahun Anggaran 2024, Pelaksana CV. Jaya Lampung Abadi (JLA)

Sayangnya sampai berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak rekanan pelaksana CV. Jaya Lampung Abadi (JLA) serta pihak dinas terkait.(Red)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News