36 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Reses Monica Istia Bersama AMGPM Seram Barat, Prioritaskan Pengelolaan Potensi Diri Pemuda Kembangkan UMKM

Piru (23/6/2025), jagakampung.com – Anggota DPRD SBB, Petronela Jetkel Monica Istia, S.Pt., menggelar Reses masa sidang ketiga Tahun 2024/2025 yang dilaksanakan di tempat pertemuan terbuka keluarga istia, Jalan Trans Seram, Dusun Waimeteng Darat, Kota Piru, Pada Minggu, (22/6/2025).

Dalam Pertemuan Reses tersebut, dihadiri oleh para konsistuen dari organisasi AMGPM Seram Barat dan Pengurus Persatuan Olahraga Biliar seluruh Indonesia (POBSI) Cabang SBB.

Dalam paparannya itu, Istia didampingi, Sekretaris POBSI Kabupaten SBB, sekaligus Perwakilan dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Maluku, Cabang SBB, Bardin La Joni, S.H.

Anggota Komisi 3 DPRD SBB ini menyatakan bahwa, Komisi 3 DPRD SBB adalah komisi yang menanggani Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan, karena itu yang menjadi mitra komisi 3 adalah sejumlah OPD di lingkup Pemda SBB seperti Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Pariwisata, PTSP, Kesehatan, RSUD, dan Bagian Keuangan.

Berita Lainya :  Komitmen Bersih dari Narkoba, Lapas Binjai Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan

Istia juga menandaskan, kehadiraan DPRD dalam reses ini harus dilihat sebagai suatu tanggung jawab bersama, karena sebagai anggota DPRD, dirinya perlu menerima masukan, dan mendengar apa yang menjadi keluh kesah masyarakat yang menjadi konstituennya.

“Dan sebentar nanti, saya akan memberikan kesempatan buat teman-teman konstituen, untuk menyampaikan aspirasi yang menjadi tolok ukur yang nanti katong perjuangkan,” jabarnya.

Menurut Anggota DPRD dari Fraksi PDIP ini, Pemerintah Kabupaten SBB saat ini sedang menggiatkan masyarakatnya agar dapat keluar dari keterpurukan ekonomi.

Berita Lainya :  Ketua K3S Kecamatan Merbau Mataram diduga Alergi Terhadap Wartawan Ketika diKonfirmasi Dugaan Adanya Oknum Guru mencabuli Anak Didiknya

“Saat ini memang katong seng bisa pungkiri bahwa krisis global ini masih berlangsung dan diperkirakan akan terus sampai Tahun 2026, bahkan akan terus hingga 2028 sampai 2030 menyusul adanya gejolak dunia yang terjadi di Timur Tengah sana, itu juga mempengaruhi perekonomian dunia,” urainya.

Tetapi tanggung jawabnya sebagai Wakil Rakyat adalah, bagaimana dirinya mengelola potensi diri dari masyarakat, bagaimana memanfaatkan kemampuan diri dan potensi-potensi alam yang ada disekitar, sebagai langkah besar untuk meningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.

“Kadang-kadang katong terpaku pada mindset bahwa karena tidak punya kerja itu sehingga menjadi pasif itu salah, karena sebagai pemuda kita diberikan kesempatan untuk membuka usaha kecil, karena itu, lewat kesempatan ini, saya mau sampaikan bahwa, Pemkab SBB membuka peluang yang sebesar-besarnya untuk membuka usaha mulai dari usaha-usaha kecil, untuk itu saya berharap, kita akan menjadi mitra dan tergantung teman-teman bagaimana mau memulai dan melakukan komunikasi-komunikasi bersama-sama dengan saya, selaku anggota Komisi 3 yang membidangi bidang usaha kecil dan menengah, karena Tupoksi ini ada di Dinas Koperasi dan Sosial,” urainya.

Berita Lainya :  Siswa MTsN Waimital SBB Bergabung dengan Perisai Diri dan Gemba FC, Kepsek Harap Pemda Tempatkan Guru PNS di Madrasah

Dalam pertemuan reses yang dumulai pada pukul 16.00 WIT itu, para kostituen juga mendapatkan sosialisasi Bantuan Hukum dari Perwakilan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Maluku, Cabang SBB, Bardin La Joni, S.H.(Nicko Kastanja)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News