Jaakampung.com – Jakarta Timur – Seorang pria bernama Imam bernasib naas menjadi korban dikeroyok orang tidak dikenal ketika hendak membuka warung kopi dagangan di bilangan JT 57 Susukan Ciracas Jakarta Timur pada Minggu (26/09/2021).

Imam yang menjadi korban pengeroyakan brutal ini sehari-hari menjual kopi dengan sampingan menjual jasa agen bis Akap selepas menjual kopi pada malam hari untuk menggantikan istrinya Wiwin yang biasa buka pada pagi hari.

“Waduh pak, suami saya gak tau apa apa ini kok di keroyok dengan sadis, emangnya suami saya salah apa gak harus di gituin,”ujar Wiwin dengan sedih.
Pengeroyokan yang dilakukan secara membabi buta dan brutal ini dilakukan sekelompok orang tidak dikenal dengan ciri-ciri postur berbadan tegap dengan atribut komunitas motor tertentu, kurang lebih empat orang ungkap sang istri Wiwin saat dikonfirmasi awak media di lokasi peristiwa itu terjadi.
“Saya gak terima pak, saya akan menempuh jalur hukum atas kekejaman orang ini kepada suami saya,” ungkap Wiwin.
Menurut warga setempat yang enggan disebutkan nama menuturkan pengeroyokan brutal ini dilakukan empat orang dengan membawa alat sejenis kabel berwana orange untuk memukuli korban.
Setelah pengeroyokan ini terjadi warga dan istri membawa korban ke Klinik terdekat untuk melakukan pengobatan dan akan melakukan visum untuk proses lebih lanjut.
Reporter: Fery





