Pemdes Randudongkal Menyelenggarakan Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa Serentak 2026Acatavdi gelar di Balai Desa Randudongka
RANDUDONGKAL, Jagakmpung.tv, 22 Juli 2026 – Pemerintah Desa (Pemdes) Randudongkal hari ini, Rabu 22 Juli 2026, secara resmi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 tingkat Kecamatan Randudongkal. Acara yang berlangsung di ruang utama Balai Desa Randudongkal ini berjalan khidmat, tertib, dan dihadiri secara langsung oleh berbagai unsur pemerintahan serta perwakilan masyarakat desa.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis dan upaya menyeluruh Pemdes Randudongkal untuk memberikan pemahaman yang utuh, akurat, serta transparan kepada seluruh lapisan warga terkait aturan, tahapan jadwal, tata cara pelaksanaan, hingga hak dan kewajiban setiap pihak dalam proses demokrasi pemilihan pemimpin desa tahun ini. Pemdes menekankan bahwa sosialisasi ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman informasi di tengah masyarakat, sehingga seluruh warga dapat berpartisipasi secara cerdas, aktif, damai, dan tertib.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) Randudongkal, yang meliputi Camat Randudongkal, perwakilan Polsek Randudongkal, perwakilan Koramil Randudongkal, serta pejabat teknis di lingkungan Pemerintah Kecamatan Randudongkal.
Turut hadir secara langsung Kepala Desa Randudongkal, Bakal Calon Kepala Desa Randudongkal Walis Angga, S.Ip, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, perwakilan organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan warga dari setiap dusun, lingkungan, dan kelompok masyarakat yang ada di wilayah Desa Randudongkal.
Pesan dan Harapan dari Berbagai Pihak
Dalam sambutannya, Kepala Desa Randudongkal menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran dan antusiasme seluruh elemen masyarakat. “Pilkades Serentak 2026 adalah milik kita semua, demi masa depan Randudongkal yang lebih baik. Sosialisasi ini kami gelar agar seluruh warga memahami aturan main, jadwal, dan tata cara yang berlaku, sehingga proses pemilihan nanti berjalan jujur, adil, aman, serta menjaga persaudaraan yang sudah kita bangun selama ini,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Forkopincam Randudongkal menegaskan komitmen pihaknya untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran seluruh tahapan pemilihan. “Kami mengajak seluruh warga, bakal calon, maupun pendukung untuk saling menghormati perbedaan pilihan, menjauhi provokasi serta hal-hal yang memicu perpecahan, dan senantiasa mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegasnya.
Bakal Calon Kepala Desa Randudongkal Walis Angga, S.Ip yang hadir dalam acara ini juga menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Beliau menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya Pemdes Randudongkal menyebarkan informasi yang benar kepada masyarakat. “Saya berharap seluruh warga memahami betul proses ini, sehingga kita bisa memilih pemimpin yang terbaik untuk kemajuan desa, dan menjaga kedamaian serta kebersamaan warga Randudongkal sampai proses pemilihan selesai nanti,” ujar Walis Angga.
Dalam sesi inti acara, narasumber dari Pemdes Randudongkal dan pihak Kecamatan menjelaskan secara rinci mulai dari jadwal pendaftaran calon, verifikasi administrasi, penetapan calon tetap, aturan masa kampanye yang tertib, larangan kampanye hitam, tata cara pemungutan suara, penghitungan suara, hingga penetapan hasil pemilihan. Selain itu juga disampaikan langkah yang harus diambil jika terjadi sengketa, serta peran aktif masyarakat dalam mengawasi pelaksanaan pemilihan.
Perwakilan tokoh masyarakat yang hadir juga berjanji akan menyampaikan kembali informasi yang didapat kepada warga di lingkungannya masing-masing, serta berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga Desa Randudongkal telah memiliki pemahaman yang sama terkait pelaksanaan Pilkades Serentak 2026. Pemdes Randudongkal berkomitmen untuk terus menyebarkan informasi terbaru melalui papan pengumuman desa, media sosial desa, serta pertemuan warga secara berkala.