30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

LPNU DKI : Perputaran Dana Capai 1T, Muktamar “Oase” Potensi “Ekonomi Bersanad” ala NU

Jagakampung.com – Bandar Lampung –  Muktamar NU ke 34 di Lampung telah berakhir dengan telah terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam mendampingi KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua PBNU masa khidmat 2021-2026.

Kendati telah berakhir, keberkahan dan manfaat muktamar bagai oase pemulihan ekonomi pasca pandemi yang penuh harapan. Bandar Lampung “Kota Tapis Berseri” pun semakin berseri-seri.

LPNU DKI Jakarta memperkirakan jumlah perputaran dana yang beredar antar warga Nahdliyin yang masuk dan keluar Provinsi Lampung dari berbagai wilayah mencapai 1 trilyun rupiah. Dengan asumsi jumlah Nahdliyin yang menghadiri muktamar sebanyak 500.000 orang dari berbagai strata ekonomi dan akumulasi biaya hidup 3 hari untuk biaya transportasi darat, laut dan udara PP, akomodasi hotel, rumah penduduk dan Ponpes, konsumsi belanja ritel, bazaar hingga zakat dan donasi mencapai rata-rata dua juta rupiah.

Berita Lainya :  SAH...!!! Ketua Pengurus & Ketua Pengawas P3SRS Apartment Centerpoint Periode 2022-2024 Terpilih Secara Demokratis

Sekjen LPNU DKI Jakarta, Amirullah menyatakan bahwa muktamar yang digelar ditengah era digitalisasi ini, selain menjadi ajang musyawarah tertinggi NU, juga telah menjadi oase ekonomi antar warga yang mendorong ekonomi berbasis komunal yang berkelanjutan.

“Momentum suksesnya muktamar tahun 2021 harus menjadi “modal awal’ bagi kepemimpinan PBNU yang baru, peluang berikutnya adalah bagaimana roda perekonomian 115 juta warga Nahdliyin menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi bangsa yang signifikan menjelang satu abad NU 5 tahun mendatang,” tambah Sekjen yang kerap disapa Gus Amink di lokasi Bazaar, Lapangan Saburai, Bandar Lampung, Jumat (24/12/2021).

Berita Lainya :  Batalyon Arhanud 6/BAY Laksanakan Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Arhanud 6/BAY

Globalisasi pasca pandemi menyisakan hikmah besar bagi dunia usaha, kendati banyak profesi yang akan tumbang dan hilang dimasa depan, warga Nahdatul Ulama diharapkan responsif dan adaptif dalam menyikapi perubahan. Terlebih sebagai pencetak sumber daya insani dari Pondok Pesantren dan organisasi unggul di Indonesia, kontribusi NU dapat menjadi peluang baru bagi perkembangan ekonomi Indonesia dimasa yang akan datang. Salah satu contoh adalah besarnya kebutuhan produk dan layanan berbasis etika yang berdampak pada pembangunan sosial akan menjadi tren baru didunia global.

Berita Lainya :  Kapolda Lampung Perintahkan Lidik dan Sidik Penyelewengan BBM Subsidi

Lebih jauh LPNU DKI Jakarta menjelaskan, pihaknya tengah menginisiasi program digitalisasi “NU Universe” yang dapat dimanfaatkan sebagai kanal perekonomian terpadu dan terintegrasi. Sementara untuk menjadi solusi atas tantangan ideologis terhadap ekspor import antar bangsa yang mengharuskan semua produk dan layanan harus memiliki standar halal, LPNU DKI Jakarta turut serta berperan aktif terhadap pembentukan “World Halal Center Nahdatul Ulama” yang digagas bersama PWNU DKI Jakarta dan disahkan didirikan dalam Berita Acara pembentukan pada 20 Desember 2021 lalu. (Wesly/red).

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News