KPH Ian Taufik Tondonegoro juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum BRINUS (Brigade Nusantara)
Jagakampung.com, Jakarta, 25 Januari 2026 — KPH Ian Taufik Tondonegoro dikenal luas oleh masyarakat sebagai pemerhati sekaligus penggiat seni dan budaya Nusantara. Sosok yang lahir di Bandung, Jawa Barat ini juga memiliki latar belakang pendidikan keagamaan yang kuat setelah menimba ilmu di sejumlah pesantren di Jawa Timur. Di kalangan santri, ia akrab disapa Gus Taufik.
KPH Ian Taufik Tondonegoro diketahui memiliki trah keturunan Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Cirebon, yang semakin menguatkan perannya dalam pelestarian nilai-nilai budaya dan tradisi Nusantara. Saat ini, ia aktif sebagai pengurus Yayasan Sultan Sepuh IV Zaenudin Amirsena Kesultanan Kesepuhan Cirebon, yang dipimpin oleh R. Entol Rahmat Supardi.
Tidak hanya itu, KPH Ian Taufik Tondonegoro juga membentuk Yayasan Pengageng Kanjeng Pangeran, di mana ia menjabat sebagai Ketua Umum. Yayasan tersebut bergerak di bidang pendidikan keagamaan dan kebudayaan, dengan fokus pada penguatan karakter, nilai spiritual, serta pelestarian warisan budaya Nusantara di tengah arus modernisasi.
Di tingkat nasional, KPH Ian Taufik Tondonegoro juga mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Umum BRINUS (Brigade Nusantara), sebuah organisasi yang berkomitmen menjaga persatuan, kebangsaan, serta kearifan lokal Indonesia.
Saat ditemui dan diwawancarai oleh Media Jaga Kampung di kawasan JTS Kemayoran, Jakarta Pusat, KPH Ian Taufik Tondonegoro menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga jati diri bangsa melalui seni, budaya, dan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan.
“Budaya dan agama adalah fondasi utama bangsa. Jika keduanya dirawat dengan baik, maka Indonesia akan tetap kokoh di tengah perubahan zaman,” ujarnya.
Melalui berbagai aktivitas dan kiprahnya, KPH Ian Taufik Tondonegoro terus menunjukkan konsistensinya dalam mengabdi untuk bangsa, khususnya dalam menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur budaya Nusantara.





