Bang Yus Serahkan Mandat DPW AMPETRA Kalimantan Timur kepada Murni Anita
Jagakampung.com, Jakarta (03/02) — Ketua Umum Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (AMPETRA) Indonesia menggelar konsolidasi calon pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalimantan Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Djakarta Cafe, Jakarta, dan menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi AMPETRA di daerah.
Dalam konsolidasi tersebut, ditetapkan penerima mandat DPW AMPETRA Kalimantan Timur dengan susunan kepengurusan inti, yakni Ibu Murni Anita sebagai Ketua DPW, Bapak Habibi sebagai Sekretaris, dan Marcel sebagai Bendahara.

Ketua Umum AMPETRA Indonesia dalam arahannya menegaskan bahwa pembentukan dan penguatan DPW Kalimantan Timur merupakan langkah strategis untuk menjawab dinamika pertambangan rakyat di daerah. Menurutnya, Kalimantan Timur memiliki potensi besar sekaligus tantangan serius yang membutuhkan kepengurusan yang solid, berintegritas, dan memahami kondisi riil penambang tradisional.
“DPW Kalimantan Timur harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan legalitas, perlindungan, dan pemberdayaan penambang rakyat. Kepengurusan yang dibentuk hari ini diharapkan mampu bekerja kolektif dan profesional,” ujar Ketua Umum AMPETRA.
Kegiatan konsolidasi ini turut dihadiri oleh Pembina AMPETRA, Joko Purnama, serta Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Kolonel Mochammad Nurdin, yang memberikan dukungan moral dan pandangan strategis terkait peran organisasi masyarakat dalam mendukung stabilitas sosial dan ekonomi di sektor pertambangan rakyat.
Pembina AMPETRA, Joko Purnama, menekankan pentingnya sinergi antara DPW dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya agar keberadaan AMPETRA benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penambang.
Sementara itu, Ketua DPW Kalimantan Timur terpilih, Murni Anita, menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah dan segera melakukan konsolidasi lanjutan di tingkat kabupaten/kota.
“Kami siap bekerja dan bergerak cepat untuk membangun DPW AMPETRA Kalimantan Timur yang solid, aspiratif, dan berpihak pada kepentingan penambang rakyat,” tegasnya.
Dengan terlaksananya konsolidasi ini, AMPETRA Indonesia berharap DPW Kalimantan Timur dapat segera aktif menjalankan program organisasi serta menjadi mitra strategis dalam mendorong tata kelola pertambangan rakyat yang adil, legal, dan berkelanjutan. (Red/)





