33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Kecamatan Bekasi Utara Distribusikan Bantuan Pangan Bagi Warga Terdampak Banjir

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi pada periode Januari 2026 di Kota Bekasi membuat sejumlah titik di wilayah Kota Bekasi kini mulai terdampak banjir. Peran serta dan upaya pemerintah daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak banjir sangat dibutuhkan.

Hal ini juga yang tengah dilakukan oleh Kecamatan Bekasi Utara, sejumlah bantuan bahan pangan kepada warga terdampak banjir mulai didistribusikan oleh pihak kecamatan di Aula Kantor Kecamatan Bekasi Utara pada Jumat (23/1/2026).

Menurut Camat Bekasi Utara, Ikhwanudin Rahmat mengatakan, bantuan bahan pangan ini diserahkan kepada perwakilan dari dua wilayah kelurahan yang dianggap paling terdampak. “Ini bantuan dari Dinas Ketapang (red — Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan/DKPPP Kota Bekasi). Kita dapat beras, daging, minyak, dan susu. Itu kita distribusikan ke kelurahan yang terdampak langsung,” katanya kepada wartawan di sela-sela kegiatan pendistribusian.

Berita Lainya :  KPUN Menuntut Pemerintah Menyerap Live Bird atau Karkas 5 Juta Ekor Per Minggu Sebagai CPP

Selain itu Ikhwanudin juga menyebutkan, ada juga bantuan makanan siap saji yang diberikan kepada warga sebanyak 100 nasi bungkus dari Dinas Sosial Kota Bekasi. “Sebenarnya sih ada lima kelurahan yang terdampak, tapi yang benar-benar krusial itu ada dua wilayah,” ucapnya.

Di Kelurahan Harapan Baru, lanjut Camat Bekasi Utara memaparkan, “Ada dua RW—tiga RT, jadi RW 008 itu ada satu RT, RW 004 ada dua RT. Terus Kelurahan Teluk Pucung, itu hampir semua (red — terdampak) di Kampung Lebak. Jadi benar-benar berdampak banjir, kalau yang lain hanya genangan,” imbuhnya.

Berita Lainya :  Polsek Pademangan Gelar Patroli KRYD dalam Operasi Brantas Jaya 2025, Amankan Tiga Pelaku
Dok foto. Camat Bekasi Utara, Ikhwanudin Rahmat (kaos merah) bersama warga saat lakukan pendistribusian bantuan pangan di Aula Kecamatan Bekasi Utara.

Melalui keterangan Ikhwanudin, banjir yang meliputi dua wilayah kelurahan tersebut mencapai ketinggian 20–50 cm. Bahkan salah satu musala, telah disiapkan sebagai tempat pengungsian untuk mengevakuasi warga di Kampung Lebak RW 002, Kelurahan Teluk Pucung.

Tingginya intensitas curah hujan diklaim sebagai faktor utama terjadinya genangan air di beberapa wilayah yang ada di Kecamatan Bekasi Utara.

Namun hingga kini, ketinggian air pun sudah mulai berangsur surut. “Sebenarnya kalau intensitasnya tidak terlalu tinggi, itu tidak ada genangan. Dari enam kelurahan, ada lima kelurahan yang tergenang. Tapi air sifatnya mengalir, jadi 1-2 jam juga sudah kering,” terangnya.

Berita Lainya :  Polsek Koja Gelar Apel KRYD untuk Menjaga Keamanan Wilayah

Ikhwanudin berharap, intensitas hujan tidak semakin meningkat sehingga potensi banjir dapat diminimalkan.

Ia pun mengaku telah mengimbau warga untuk tetap waspada, jika ada kemungkinan genangan air susulan. “Kita sudah imbau ke masyarakat untuk tetap waspada, dari pihak pemerintah pun harus hadir. Pompa air juga kita maksimalkan bersama dengan Dinas BMSDA,” pungkasnya.

Adapun, berdasarkan pantauan wartawan media ini di lokasi, bantuan bahan pangan yang didistribusikan meliputi enam karung beras dengan berat masing-masing 50 kilogram, daging, susu bubuk, dan minyak goreng kemasan. (Andrew)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News