Haul Semarang, Tajuk Baru Acara Peringatan Kyai Sholeh Darat
Semarang, Jateng(8/4/2025) – “Haul Semarang” resmi menjadi tajuk baru untuk peringatan wafatnya Mahaguru Ulama Nusantara, Kyai Sholeh Darat. Peringatan haul ke-125 ini akan digelar secara meriah pada Rabu, 10 Syawal 1446 H atau 9 April 2025, dan diharapkan menjadi momen bersejarah bagi umat Islam di Indonesia.
Acara dimulai di pagi hari di makam Kyai Sholeh Darat, Bergota, Semarang, dengan khataman Al-Qur’an, Maulid Barzanji, Sholawat Burdah dengan iringan rebana, tahlilan, dan pengajian umum. Tradisi ini akan terus berlangsung setiap 10 Syawal.
Sore harinya, akan digelar Kirab Ulama dan Santri se-Kota Semarang, disusul malam harinya dengan pengajian akbar bertajuk Semarang Bersholawat di Lapangan Garnizun Kalisari, dekat kompleks makam Bergota.
Puluhan ribu peserta dari berbagai daerah telah menyatakan kehadiran mereka. Penceramah utama adalah Kyai Achmad Chalwani, Rois ‘Aly Jam’iyyah Ahlut Thoriqoh al-Mu’tabaroh An-Nahdliyyah (JATMAN-PBNU) dari Purworejo.
Acara ini diinisiasi oleh PCNU Kota Semarang, Jama’ah Pengajian Ahad Pagi 1939, dan Komunitas Pecinta Kyai Sholeh Darat (KOPISODA), dengan fasilitasi dari Pemerintah Kota Semarang. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang dijadwalkan hadir dan memimpin pelepasan kirab.
Pengusulan Gelar Pahlawan
Dalam momentum ini, akan diserahkan secara simbolis usulan gelar Pahlawan Nasional untuk Kyai Sholeh Darat dari para ulama dan santri Semarang kepada Pemkot Semarang.
Syaiful Bahri, Ketua Panitia Haul (anggota Fraksi PKB DPRD Kota Semarang), menyatakan bahwa seluruh persiapan telah dimatangkan sejak bulan Ramadan. “Kami optimistis acara ini akan berlangsung meriah dan penuh berkah,” ujarnya.
Syaiful Bahri, yang akrab disapa Rahul, juga menyebutkan bahwa seluruh ormas kepemudaan di bawah naungan KNPI Kota Semarang—baik berbasis Islam maupun nasional—akan berpartisipasi dalam kirab. Termasuk pula organisasi Islam binaan Kementerian Agama.
“Kami khawatir lapangan Garnizun tidak akan mampu menampung seluruh peserta,” ucapnya.
H. Anasom, Ketua PCNU Kota Semarang dan Ketua Pengarah Panitia, menambahkan bahwa makam Kyai Sholeh Darat telah ditata ulang sejak 2022 agar lebih nyaman dan representatif. Selain itu, pada 2023, telah berdiri **Pondok Pesantren Ma’had Kyai Sholeh Darat** di Dusun Palir, Podorejo, Ngaliyan, Semarang, dengan dukungan Kementerian PUPR.
“Sejak 2021, kami telah menyusun langkah-langkah strategis untuk mengusulkan gelar pahlawan bagi Kyai Sholeh Darat. Dengan Haul Semarang kali ini, semoga harapan itu segera terwujud,” kata H. Anasom yang juga pembina KOPISODA.

Sumber : KOPISODA





