Gerakan Peduli Desa Balaradin Desak Pengusutan Kades Terkait Dugaan Manipulasi Dana Bansos
Slawi, 9 April 2025 — Ribuan warga Desa Balaradin, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, yang tergabung dalam Gerakan Peduli Desa Balaradin (GPDB), menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Kantor Kabupaten Tegal pada Rabu (9/4). Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan dan tuntutan warga agar pemerintah segera mengusut tuntas dugaan manipulasi dana bantuan sosial (bansos) oleh Kepala Desa Balaradin.
Menurut Koordinator GPDB, selama ini masyarakat mempercayai kepemimpinan kepala desa dan perangkatnya. Namun, kepercayaan itu diduga telah disalahgunakan melalui praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), khususnya dalam penyaluran dana bansos.
“Kami menduga ada banyak manipulasi dalam pengelolaan dana bansos yang seharusnya sampai ke warga. Ini sudah keterlaluan. Kami minta diusut sampai ke akar-akarnya,” tegas Koordinator GPDB dalam orasinya.
Salah satu warga yang ikut aksi, menyebut bahwa praktik nepotisme juga kerap terjadi di lingkungan pemerintahan desa. “Banyak keputusan yang hanya menguntungkan orang-orang dekat kepala desa,” ujar warga berinisial A.

GPDB meminta agar aparat penegak hukum dan pemerintah daerah segera bertindak tegas. Bila terbukti melakukan pelanggaran, warga mendesak agar kepala desa segera dicopot dari jabatannya.
“Kami ingin pemerintahan desa yang bersih dari KKN, transparan, dan berpihak kepada rakyat,” tambah Koordinator GPDB.
Aksi ini berlangsung damai dengan pengawalan dari aparat kepolisian dan berakhir dengan penyerahan surat tuntutan kepada pemerintah kabupaten.
(Biro Tegal | Slmt)





