36 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Festival Curug Bengkawah 2026 Meriah Digelar, Hadiah Utama Sepeda Listrik Siap Menarik Antusias Warga

PEMALANG, Jagakampung.com

Festival Curug Bengkawah 2016 di gelar pada hari Minggu 2 Agustus 2026 dengn beragam acara kesenian tradisional dan jalan sehat berhadiah Sepeda listrik kulkas mesin cuci Tv Led
Festival Curug Bengkawah 2016 di gelar pada hari Minggu 2 Agustus 2026 dengn beragam acara kesenian tradisional dan jalan sehat berhadiah Sepeda listrik kulkas mesin cuci Tv Led

– Suasana halaman parkir Wisata Curug Bengkawah, Desa Sikasur, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, berubah menjadi tempat yang penuh semangat dan kehangatan pada hari Minggu, 2 Agustus 2026. Di tempat itu, secara resmi digelar Festival Curug Bengkawah 2026, sebuah acara yang memadukan pelestarian budaya, promosi wisata alam, serta kebersamaan antarwarga.

Festival ini merupakan hasil kerja sama penyelenggaraan antara kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada serta Perhimpunan Pengelola Hutan dan Bumi Nusantara (PPHBN) Desa Sikasur. Kegiatan ini disusun dengan tujuan untuk memperkenalkan lebih luas potensi keindahan alam Curug Bengkawah sekaligus menjaga dan menghidupkan kembali kesenian serta budaya lokal yang menjadi kekayaan masyarakat setempat.

Rangkaian acara yang disiapkan panitia sangat beragam dan mampu menarik minat berbagai kalangan. Puncak antusiasme warga terlihat pada kegiatan Jalan Sehat yang dibuka untuk umum secara gratis. Panitia menyediakan hadiah-hadiah bernilai tinggi yang membuat warga berbondong-bondong ikut berpartisipasi, di antaranya hadiah utama berupa sepeda listrik, disusul hadiah menarik lainnya berupa mesin cuci, kulkas, hingga televisi LED. Kegiatan ini bukan sekadar jalan kaki bersama, melainkan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga dari berbagai desa maupun daerah.

Berita Lainya :  Gawat..! Bupati SBB Nyatakan Penghematan Anggaran Pempus Berimbas Penurunan 17 % Pendapatan Transfer Pusat Ke SBB

Selain jalan sehat, deretan kesenian yang ditampilkan juga memukau hadirin. Warga dapat menikmati penampilan Kesenian Gending dan Campursari yang menyuguhkan irama tradisional yang menenangkan hati, diiringi alunan musik yang kental dengan nuansa Jawa. Tak kalah menarik, tampil juga Kesenian Tari Tradisional yang dibawakan dengan gerakan penuh keanggunan, seolah menceritakan kekayaan budaya leluhur yang patut dijaga. Suasana pun semakin hidup dengan adanya penampilan Karaoke Dangdut yang mengundang semangat dan tepuk tangan hadirin. Sebagai penutup rangkaian seni, tampil Kesenian Ebeg dari Karang Mulya, Desa Sikasur, yang menampilkan keberanian dan keterampilan para penunggang kuda hias, menjadi tontonan yang sangat dinanti-nantikan warga.

Berita Lainya :  Birokrasi Gemuk, Rahawarin Nyatakan Tata Kelola Pemerintahan Pemprov Buruk dan Tidak Efisien

Acara ini dihadiri oleh beragam elemen masyarakat, mulai dari warga sekitar, pengunjung yang datang dari luar kota, hingga seluruh mahasiswa KKN Universitas Gadjah Mada dan mahasiswa KKN Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED). Turut hadir pula unsur pimpinan kecamatan yang tergabung dalam Forkopincam Belik, Kepala Desa Sikasur Bapak Kursin, para tokoh masyarakat, serta Bakal Calon Kepala Desa Sikasur Bapak H. Sugiarto. Kehadiran para pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap kegiatan yang bernilai positif dan membangun desa.

Berita Lainya :  Infrastruktur Destinasi Wisata Air Putri Dusun Waiyoho Tidak Termasuk Sebagai Aset Pemda SBB

Kepala Desa Sikasur, Bapak Kursin, dalam kesempatannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa KKN UGM dan PPHBN Desa Sikasur yang telah menyelenggarakan acara yang sangat bermanfaat ini. Beliau berharap, semangat kebersamaan yang terjalin dalam festival ini dapat terus dipelihara, serta potensi wisata dan budaya Desa Sikasur semakin dikenal luas oleh masyarakat luas.

Dengan berakhirnya rangkaian Festival Curug Bengkawah 2026, terlihat jelas bahwa kolaborasi antara generasi muda, masyarakat, dan pemerintah desa mampu melahirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat persatuan sekaligus mempromosikan kekayaan alam dan budaya yang kita miliki. Semoga acara serupa dapat terus terselenggara dan menjadi tradisi yang membawa manfaat besar bagi kemajuan Desa Sikasur pada masa mendatang.

Eddy & Budi

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News