Sinergi AMPETRA dan TNI AD Dibahas dalam Bincang Ringan di Jakarta Pusat
Jagakampung.com, Jakarta Pusat (20/01) — Bincang ringan antara Ketua Umum DPP AMPETRA dan Wakil Ketua Umum DPP Sakir DG Rappung, serta Staf Khusus Mabes TNI Angkatan Darat, Kolonel TNI Mochamad Nurdin Rauf, berlangsung hangat di Phoenampungan Cafe Kebun Sirih, Gondangdia, Jakarta Pusat.
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara Asosiasi Masyarakat Penambang Tradisional Indonesia (AMPETRA) dengan unsur TNI AD, khususnya keterlibatan Komandan Distrik Militer (Dandim) setempat dalam membantu penertiban tambang tradisional di berbagai daerah.
Ketua Umum DPP AMPETRA, Bang Yus dalam kesempatan itu menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menciptakan tata kelola pertambangan tradisional yang tertib, legal, dan berkelanjutan. Menurutnya, penambang tradisional membutuhkan pendampingan, bukan semata penindakan, agar aktivitas pertambangan rakyat dapat berjalan sesuai aturan dan mendukung kepentingan nasional.
“Sinergi dengan TNI AD, khususnya peran Dandim di wilayah, sangat strategis dalam membina, mengedukasi, serta menjaga stabilitas sosial di sekitar wilayah pertambangan rakyat,” ujarnya.
Wakil Ketua Umum DPP Sakir menambahkan bahwa AMPETRA berkomitmen mendukung program-program Presiden Republik Indonesia, terutama yang berkaitan dengan penertiban pertambangan ilegal, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pemulihan lingkungan pascatambang.
Sementara itu, Staf Khusus Mabes TNI AD, Kolonel Nurdin, menyambut baik inisiatif dialog dan komunikasi yang dibangun oleh AMPETRA. Ia menilai pendekatan persuasif dan kolaboratif menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan tambang tradisional, tanpa mengabaikan aspek hukum, keamanan, dan ketertiban masyarakat.
“Peran aparat teritorial di daerah, termasuk Dandim, pada prinsipnya siap mendukung upaya-upaya pembinaan masyarakat selama tetap sejalan dengan ketentuan hukum dan kebijakan negara,” jelasnya.
Pertemuan santai namun substantif tersebut diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara AMPETRA dan unsur TNI AD di lapangan, dalam rangka mendukung program pemerintah serta mewujudkan pengelolaan tambang tradisional yang tertib, aman, dan berkeadilan.





