33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Diduga Tak Bisa Berenang, Bocah 9 Tahun Tenggelam di Kali Sunter Pademangan

Jakarta (8/3/2026), jagakampung.com – Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tenggelam saat berenang di aliran Kali Sunter yang berada di wilayah Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (8/3) sore.

Korban berinisial HDS (9) diketahui merupakan warga Jalan Pesanggerahan II No. 86 RT 005 RW 012, Kelurahan Pademangan Timur, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara.

Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di aliran Kali Sunter yang berada di Jalan Pesanggerahan RT 002 RW 012.

Menurutnya, polisi langsung merespons laporan masyarakat yang masuk melalui layanan darurat 110 dengan mendatangi lokasi kejadian.

Berita Lainya :  Kapolres Metro Jakarta Utara Jadi Narasumber Peran Polri dalam Menjaga Keamanan di Kantor Walikota

“Personel Polsek Pademangan segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Anggota kemudian melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan tim SAR serta petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pencarian,” ujar AKP Daniel.

Petugas yang pertama kali tiba di lokasi antara lain Bhabinkamtibmas Pademangan Timur Aipda Novi bersama Provost Aipda Dodi. Selanjutnya personel piket Reskrim yang dipimpin Panit 1 Reskrim Iptu Bambang Kasiadi melakukan penanganan di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat seorang teman korban bernama J sedang berenang di pinggir Kali Sunter. Korban yang datang kemudian berusaha ikut berenang.

Berita Lainya :  Polres Jakut Gelar Apel Pengamanan Konser Foo Fighters di Ancol

Namun diduga korban tidak memiliki kemampuan berenang sehingga langsung tenggelam ketika masuk ke aliran kali.

Seorang warga bernama Wuri Setyo Handoyo yang kebetulan melintas di lokasi sempat mendengar teriakan meminta pertolongan.Ia berusaha menolong dengan melompat ke aliran kali untuk mencari korban.

Meski demikian, upaya penyelamatan tidak berhasil karena korban diduga terbawa arus yang cukup deras.

Warga bersama petugas kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Setelah dilakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 17.52 WIB oleh warga yang ikut membantu proses pencarian.

Petugas medis dari Puskesmas Kecamatan Pademangan yang tiba di lokasi sekitar pukul 18.17 WIB kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap korban. Hasil pemeriksaan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Berita Lainya :  Polda Metro Jaya Gelar Jum’at Peduli, Ajak Komunitas Ojek Online Jaga Jakarta

Kapolsek menegaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata AKP Daniel.

Pihak keluarga korban diketahui menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum. Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan di kampung halaman keluarga. Setelah proses pemeriksaan lokasi dan pendataan saksi-saksi selesai dilakukan, situasi di lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. (Red)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News