33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Diduga Dinas PU Lampung  Dalam Mengerjakan Project  Pemeliharaan Rutin Ruas Jalan Airan Raya way Huwi  Dikerjakan Asal Jadi

Jagakampung.com, Bandar Lampung – Project rutin pemeliharaan jalan milik provinsi Lampung kini tengah marak dikerjakan. Seperti halnya salah satu pekerjaan pemeliharaan jalan yang berlokasi di jalan Airan Raya, Way Huwi
yang merupakan jalan akses penghubung antara Jati Agung, Lampung Selatan dan Kota Bandar Lampung yang terpantau langsung oleh awak media ini, pada Kamis siang, 11/08/2022.

Jalan ini merupakan salah satu jalur akses penghubung yang sangat penting menuju Polda Lampung dan juga merupakan jalur dua Korpri yang akan menuju ke pintu gerbang masuk jalan tol Kotabaru. Alur jalan yang ada disepanjang jalan ini sudah banyak dipenuhi lubang sehingga mengganggu para pengguna jalan yang melaluinya.

Berita Lainya :  Di Dermaga Kedatangan Pulau Pari, 101 Warga dan Wisatawan Scan Barcode Peduli Lindungi

Berdasarkan pantauan awak media ini, proses pengerjaan pemeliharaan jalan yang telah dikerjakan hampir sepanjang 650m ini terkesan dikerjakan dengan asal-asalan dan terburu-buru tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan. Hal ini terlihat mulai sejak awal dilakukannya pekerjaan tersebut dan saat awak media ini datang kelokasi, tidak didapati satu pun pegawai dinas yang berkompeten seperti Pelaksana Teknis (Peltek) dari dinas PU Lampung, yang ada hanya seseorang yang mengaku sebagai Pengawas Lapangan dan merupakan pegawai honorer di Dinas PU Lampung.

Berita Lainya :  Curi Sapi di Areal Plasma PT. SIP, Warga Lampung Timur Ditangkap Polsek Penawartama

“Yang Pengawas dari PU tidak ada, saya hanya honorer di Dinas PU” ungkap Thabrani kepada awak media ini saat ditanya terkait siapa Peltek pekerjaan tersebut.

Lebih lanjut dikatakan Thabrani, ‘saya kurang paham tentang masalah itu, nanti kita akan aspal” ujarnya mengelak saat kembali ditanyakan masalah spesifikasi pekerjaan tersebut.

Padahal semestinya dalam setiap project pemeliharaan jalan seharusnya ada pihak yang bertanggung jawab dari Dinas PU terkait. Sebab dalam pengerjaan pemeliharaan jalan, banyak faktor yang bisa dibuat curang seperti misalnya penggunaan LPA dan LPB karena dalam pelaksanaan di lapangan, kerap kali lebih mengutamakan percepatan tanpa memperhatikan kualitas pekerjaan dan hal ini akan berakibat sangat fatal yang mengakibatkan pondasi jalan rusak dan struktur di atasnya juga akan ikut rusak.

Berita Lainya :  Terdakwa Herman Yusuf Disebut Tidak Gentleman Oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang Menyidangkannya

Dan hal ini menjadi salah satu penyebab kerusakan aggregat aspal yang sering terjadi. Biasanya kerusakan yang terjadi akan membentuk sebuah kubangan berisi air, yang akhirnya menjadi rusak total.

Namun hingga berita ini diturunkan belum ada satupun dari pihak Dinas PU Lampung yang dapat dikonfirmasi. (JKteam)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News