Jagakampung.com, Kota Bekasi – Tim Penilai Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi melaksanakan tahap penilaian Klarifikasi Lapangan di wilayah Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Rabu (15/03/2023).
Selaku Ketua Tim Penilai Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi, Lia Erliani mengatakan tahap penilaian Klarifikasi Lapangan dilakukan untuk melihat kesesuaian antara dokumen administrasi, presentasi Lurah, dengan fakta yang ada di lapangan. “Alhamdulillah, semuanya di sini sudah sesuai dengan apa yang disampaikan,” katanya.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bekasi ini juga menyampaikan, di dalam lomba tersebut terdapat 3 aspek yang perlu untuk di nilai. “Ada aspek pemerintahannya, kemudian kewilayahan, dan kemasyarakatan,” ucap Lia di hadapan rekan-rekan media usai kegiatan berlangsung.
Selain itu Lia menyebutkan, Lomba Kinerja Kelurahan merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bekasi untuk memberikan motivasi bagi para Lurah. “Tentunya untuk meningkatkan performa kinerjanya. Baik itu di dalam pelayanan publik, dalam pemerintahan, kemasyarakatan, dan juga kewilayahan,” ujarnya.
Lia menerangkan, jumlah peserta pada tahap penilaian Klarifikasi Lapangan ini telah sampai pada posisi 10 besar dari 56 Kelurahan yang ada di Kota Bekasi. Hal tersebut merupakan hasil seleksi, dari beberapa tahapan yang telah dilalui secara berjenjang.
Dimulai dari tingkat Kecamatan, yang kemudian diusulkan ke tingkat Kota, “tingkat Kota di seleksi administrasi, seleksi ekspos presentasi dari para Lurah yang diusulkan, kemudian ke (tahap) klarifikasi,” terangnya menyampaikan proses tahapan penilaian Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi itu.
Kemudian, lanjut Lia, “dari yang terpilih menjadi yang terbaik itu, nanti akan kita kirimkan ke Provinsi Jawa Barat untuk mewakili Pemerintah Kota Bekasi,” tambahnya sekaligus mengakhiri.
Sementara Lurah Jatibening Baru, H. Mulyadi mengungkapkan konsentrasi persiapan Kelurahan Jatibening Baru dalam menghadapi tahap Klarifikasi Lapangan fokus terhadap persoalan administrasi. “Terus kewilayahan, yang memang kelengkapan kewilayahan itu dari 3 bidang kita siapkan secara maksimal di bantu oleh semua stakeholder,” ungkapnya.
Ketika ditanya seberapa optimis Kelurahan Jatibening Baru meraih juara, H. Mulyadi memaparkan setiap kompetisi harus siap untuk menang dan kalah. “Seperti pantun saya tadi, kita menang tidak terlalu bangga, kita kalah pun bukan menjadi derita. Jadi kita harus siap menang dan siap kalah,” paparnya.
Berdasarkan pantauan wartawan media ini, pelaksanaan Klarifikasi Lapangan diawali dengan kegiatan pembukaan yang berlangsung di Aula Kelurahan Jatibening Baru. Di dalam acara pembukaan, H. Mulyadi sendiri sempat melakukan penegasan terhadap produk unggulan di wilayah Kelurahan Jatibening Baru.
Seluruh stakeholder dari Dinas terkait turut terlibat secara langsung, di dalam kegiatan Klarifikasi Lapangan Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi ini. Kegiatan juga dihadiri oleh Camat Pondok Gede, Zainal Abidin Syah bersama Sekretaris Kecamatan Pondok Gede, Yeni Suharyani dan jajaran Lurah di wilayah Kecamatan Pondok Gede.

Sedangkan untuk lokasi fokus Klarifikasi Lapangan, terletak pada wilayah RW. 10 dan RW. 06 Kelurahan Jatibening Baru.
Sebelumnya pada hari yang sama, Tim Penilai Lomba Kinerja Kelurahan Tingkat Kota Bekasi juga melakukan Klarifikasi Lapangan di wilayah Kelurahan Jatirangga dan menutup sekaligus mengakhiri tahap penilaian pada wilayah Kelurahan Jatibening Baru. (Andrew)





