Brigjen TNI (Purn.) Edy Imran, Tokoh Hukum Militer yang Kini Membentuk Laskar Hukum Indonesia
Jagakampung.com, Jakarta l 26 Agustus 2025 – Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Edy Imran, S.H., M.Si., M.H. tercatat sebagai salah satu tokoh hukum militer Indonesia dengan rekam jejak panjang dalam pengabdian di TNI dan Kejaksaan.
Perwira tinggi asal Enrekang, Sulawesi Selatan, ini meniti karier di Korps Hukum (Chk) TNI AD hingga dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Inspektur Pembinaan Hukum TNI (Ir Babinkum TNI) tahun 2020–2021, Kepala Oditurat Militer Tinggi II Jakarta (2021–2022), hingga ditunjuk sebagai Direktur Penindakan Jampidmil Kejaksaan Agung RI pada awal 2022.
Dalam perannya di Jampidmil, Edy Imran dikenal sebagai sosok pionir yang membangun dasar kerja lembaga baru tersebut, khususnya dalam penanganan perkara koneksitas antara sipil dan militer.
Usai purna tugas, ia aktif di ranah publik dan politik. Pada Pemilu 2024, Edy Imran maju sebagai Calon Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Partai Gerindra untuk daerah pemilihan Pinrang, Sidrap, dan Enrekang.
Kini, kiprahnya berlanjut dengan membentuk organisasi Laskar Hukum Indonesia (LHI), sebuah wadah perjuangan sosial-hukum yang bertujuan memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, mengawal penegakan hukum yang adil, serta berperan sebagai mitra kritis pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial.

Melalui LHI, Edy Imran berkomitmen melahirkan gerakan masyarakat sadar hukum, memperkuat supremasi hukum, sekaligus menjaga nilai-nilai kebangsaan.
LHI hadir sebagai wadah perjuangan sosial-hukum dengan visi “Mewujudkan masyarakat sadar hukum dan penegakan hukum yang berkeadilan”. Organisasi ini akan berperan sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus pengawal masyarakat dalam mencari keadilan, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Dalam wawancara tim redaksi jagakampung.com, Brigjen TNI (Purn.) Edy Imran menegaskan bahwa LHI bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan moral dan sosial yang berpihak pada rakyat.
“Kami ingin menghadirkan keadilan yang bisa dirasakan masyarakat kecil, memberikan edukasi hukum, dan mengawal supremasi hukum agar tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” ungkap Edy Imran.
LHI akan fokus pada tiga pilar utama :
1. Edukasi dan literasi hukum untuk masyarakat.
2. Advokasi hukum bagi rakyat kecil yang membutuhkan pendampingan.
3. Kemitraan strategis dengan pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat sipil dalam membangun Indonesia yang berlandaskan hukum.
Dengan terbentuknya LHI, Brigjen TNI (Purn.) Edy Imran berharap organisasi ini dapat menjadi garda depan perjuangan hukum di Indonesia, sekaligus melahirkan kader-kader pejuang hukum yang berintegritas.

Tentang Laskar Hukum Indonesia (LHI):
LHI adalah organisasi sosial-hukum yang didirikan oleh Brigjen TNI (Purn.) Edy Imran, S.H., M.Si., M.H. pada tahun 2025. LHI berkomitmen untuk memperjuangkan keadilan, menegakkan supremasi hukum, serta membantu masyarakat dalam memahami dan mengakses keadilan hukum.
Kontak Media :
Sekretariat Nasional Laskar Hukum Indonesia (LHI)
Jl. Margaguna Raya No. IV/5, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Email : laskarhukumindonesia@gmail.com
Telp/WA: 0853-9737-2669 | 0812-9991-9229





