33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Bobroknya Pelayanan Disdukcapil Kota Batam, Postingan Warga Antri Jam 3 Subuh Hilang!

Batam (24/4/2026), jagakampung.com – Viral pemberitaan terkait video salah seorang warga yang antri jam 3 subuh di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam, Kamis (23/4) sekira pukul 05.00 WIB.

Saat postingan warga yang viral mengantri di Disdukcapil Kota Batam pukul 3 subuh itu ditelusuri kembali oleh awak media pada hari Jumat (24/4) sore, postingan tersebut sudah hilang.

Postingan yang sebelumnya di upload di grup facebook Wajah Batam oleh warga yang berinisial NA iitu, menyebutkan bahwa dirinya mengantri di Disdukcapil Batam pukul 3 subuh.

Berita Lainya :  Dicemarkan Nama Baik di WA Tetepta Cs Minta Polsek Kairatu Tindaklanjuti Laporan Pengaduan

“Ngantri dari jam 3 pagi untuk pindah masuk batam,“dh 3 hari mondar mandir ga dapat antrian ,” tulis NA dalam postingan videonya di grup Wajah Batam, Kamis (23/4).

Hilangnya postingan tersebut, menjadi tanda tanya yang besar di kalangan publik. Berbagai spekulasi dan pertanyaan mulai beredar di tengah-tengah isu bobroknya pelayanan.

“Kok bisa hilang postingan itu? Ada apa? Apa ini untuk pembungkaman ke masyarakat? Atau untuk menutupi bobroknya pelayanan di Disdukcapil Kota Batam?,” sebut salah seorang warga Batu Aji yang dimintai tanggapannya.

Berita Lainya :  Kelangkaan Mitan di Piru, Pemuda Nyatakan Rakyat Menderita Akibat Ketidakbecusan Disperindagnaker dan Permainan DPRD

Sementara salah satu warga Batam lainnya turut berkomentar terkait pelayanan di Disdukcapil yang dianggapnya perlu perhatian dan pengawasan lebih ekstra lagi.

“Memang benar ngantrinya gak ketulungan, itupun nggak cukup satu kali datang, sampai berkali-kali, habis cuti gara-gara ke disdukcapil …harus ada pengawasan lagi sepertinya…,” tulis seorang warga di salah satu grup Whatsapp, Jumat (24/4).

Ia juga menyesalkan terkait buruknya pelayanan Disdukcapil Kota Batam yang membuat masyarakat akhirnya lebih memilih meminta bantuan calo dari pada mengurus sendiri.

Berita Lainya :  Dua Pelaku Pemerasan Diamankan Unit Reskrim Polsek Medan Baru

“Karena ngantri kayak gitu akhirnya masyarakat pada buat ktp tembak, sekitar 400ribu sampai 600ribu…karena malas ngantri,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus menggali informasi lebih lanjut terkait pelayanan di Disdukcapil Kota Batam dan mencoba untuk meminta tanggapan langsung dari Kadisdukcapil. (Red)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News