Jagakampung.com, Kota Bekasi – Seorang Ibu pengendara motor telah menjadi korban kecelakaan lalu lintas tunggal tepatnya di jl. Raya Kaliabang Bungur Bekasi Utara Kota Bekasi, pada Minggu, (15/02/2026 ) sekitar pukul 22:30 WIB dini hari.
Peristiwa kecelakaan tersebut mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka patah gigi dan harus mendapatkan perawatan medis akibat menghantam median jalan yang berlubang.
Kecelakaan tunggal ini melibatkan satu unit sepeda motor Honda Beat Techno dengan nomor polisi B 5713 KEU yang dikendarai oleh Safitri Nurjanah (31) warga Kaliabang Ilir RT 04 RW 007 Kelurahan Pejuang Kecamatan Medan Satria Kota Bekasi.
Akibat Laka tunggal ini korban mengalami luka patah gigi dan luka ringan di bagian tangan dan kaki serta harus mendapatkan perawatan medis, Sementara itu kondisi sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan dan kerugian materi.
Dan berdasarkan keterangan korban saat di konfirmasi di lokasi kejadian, bahwa kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarainya melaju dari arah barat menuju timur dan sesampai di lokasi kejadian di depan PT PAS (PT Prakarsa Alam Segar), kaget dengan adanya lubang ditengah jalan sehingga kendaraan nya langsung menghantam lubang tersebut sehingga sepeda motor yang dikendarainya kehilangan keseimbangan hingga mengakibatkan korban terjatuh.
Warga yang berada di sekitar lokasi dan melihat Laka tunggal ini segera berupaya memberikan pertolongan pertama pada korban.

Dan kepada media ini, M. RiJal selaku masyarakat sekitar yang turut serta membantu korban laka tunggal mengungkapkan bahwa kondisi jalan yang ada di lokasi ini memang telah lama mengalami kerusakan, dengan kondisi lubang yang cukup besar dan dalam sehingga kerap kali membahayakan para pengguna jalan, terutama saat malam hari ketika pencahayaan minim dan lubang sulit terlihat.
Lebih lanjut dikatakan pria ini, seharusnya Pemerintah Kota Bekasi bisa bergerak cepat mengatasi kondisi jalan yang seperti ini. “Kan ada Dinasnya yang bisa dapat segera menindak lanjuti hal ini, kalau saya tidak salah BMSDA. Dinas tersebut harus dapat bertindak cepat dengan memperhatikan kondisi jalan-jalan yang berlubang, kan sudah menjadi tanggung jawabnya supaya ke depannya tidak ada lagi korban selanjutnya,'”ungkap pria ini dengan lugas.
Dirinya berharap adanya tindakan cepat dan konkret dari pemerintah setempat untuk segera menambal dan memperbaiki jalan berlubang tersebut. Selain membahayakan pengendara roda dua, kondisi jalan yang rusak juga dinilai dapat memicu kecelakaan beruntun, khususnya pada jam-jam sibuk maupun malam hari.
Hal tersebut juga di amini oleh beberapa pengguna jalan yang turut membantu korban kecelakaan ini dan mengaku sangat khawatir dengan adanya kondisi jalan yang tak kunjung diperbaiki. Mereka menilai pemerintah daerah terkesan lamban dalam menangani kerusakan jalan yang berpotensi sangat membahayakan keselamatan masyarakat.
Mereka pun melalui media ini, mendesak pemerintah agar masalah perbaikan infrastruktur jalan menjadi skala prioritas, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali dan memastikan keselamatan pengguna jalan khususnya yang ada di wilayah Bekasi Utara.
Sementara itu ditempat yang sama, pihak keluarga korban yang sebelumnya dihubungi, telah datang ke lokasi dan segera membawa korban ke Rumah Sakit Ananda untuk mendapatkan penanganan perawatan medis akibat luka-luka yang di derita korban. (C45)





