Lampung Barat-Way Petai, jagakampung.com (11/02/22) – Pembangunan rehab jembatan gantung Pekon Way Petai Kecamatan Sumber Jaya Kabupaten Lampung Barat yang bersumber dana dari Dana DD/ADD tahun 2021 diduga tidak sesuai RAB (Rencana Anggaran Biaya ) yang nilainya menurut informasi sebesar Rp 127.000.000 ( Seratus Dua Puluh Juta Rupiah).
Dari pantauan awak media pekejaan rehab jembatan gantung Pekon Way Petai tersebut terindikasi asal-asalan sehingga diduga tak sesuai spesifikasinya
Ketika dikonfirmasi salah satu masyarakat setempat menyayangkan “,Jembatan gantung ini sangat dibutuhkan masyarakat namun sayangnya pelaksanaan pekerjaan tersebut Tenaga Kerja banyak di mabil dari daerah lain sertab diduga asal-asalan seperti tiang jembatan masih terlihat ada retak retak serta tali seling masih kendor “, terang (S) kepada awak media

Sebelumnya awak media pernah mengunjungi T.P.K. (Tim Pelaksana Kegiatan ) Pekon Way Petai di kediamannya Bapak Andi yang menurut informasi beliau selaku ketua TPK dan beliau menjabat di aparatur pemerintahan desa selaku KASI ( Kepala Seksi ) Kesejahteraan.
Andi mengatakan ,” ya betul saya ketua TPK Pekon Way petai, berselang beberpa menit beliau mengatakan kembali bahwa maaf saya bukan ketua TPK melainkan Anggota,” tuturnya.
Lanjutnya, kepada awak media ,” saya kurang paham kalo terkait perehaban jembatan gantung itu, dan bisa rekan rekan bertanya langsung kepada juanda Pendamping Koordinator kecamatan Sumber Jaya beliau yang lebih tahu masalah RAB,” ucapnya.
Pendamping Koordinator Kecamatan Sumber Jaya saat di temui awak media menjelaskan apa yang di ucapkan oleh TPK Pekon Way petai tidak seperti itu, justru kami bersama pendamping Lokal bapak Kalidi pun selaku pendampingan di Pekon pernah kami menanyakan kepada TPK dan pemerintahan Pekon Way petai terkait RAB perehaban Jembatan Gantung yang belum kami terima,” tegas juanda
Hingga berita ini diterbitkan awak media masih mencoba mengkonfirmasi pihak Pemerintahan Pekon Way Petai terkait keluhan masyarakat Pekon Way petai.
(red/ c2p )





