Jakarta (11/10/2026), jagakampung.com – Polsek Koja, Polres Metro Jakarta Utara, mengintensifkan patroli keamanan melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari, 10–11 Oktober 2026.Sebanyak 57 personel gabungan diterjunkan untuk mengantisipasi aksi tawuran remaja dan menekan potensi kejahatan jalanan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 23.45 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolsek Koja, Kompol Dr. H. Andry Suharto, S.H., M.H., dan diikuti personel gabungan terdiri dari 20 anggota Polsek Koja, enam personel Satpol PP, 26 anggota Pokdar Kamtibmas, serta lima personel TNI dan mitra.
Patroli dilakukan secara mobile dan stasioner dengan menyasar sejumlah ruas jalan yang dinilai perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas).
Beberapa lokasi yang dilalui petugas antara lain Jalan Bhayangkara, Jalan Cemara, Jalan Waru, Jalan Mahoni, Jalan Menteng, Jalan Dukuh, Jalan Kramat Jaya, Jalan Raya Cilincing, Jalan Inspeksi Lagoa, Jalan Mengkudu, Jalan Mindi, Jalan Cibanteng, Jalan Inspeksi Kali Sunter, hingga kawasan Plumpang Semper. Selain patroli mobile, petugas juga melaksanakan patroli stasioner di Jalan Cibanteng, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
Kapolsek Koja: Keamanan Warga Menjadi Prioritas
Kapolsek Koja Kompol Dr. H. Andry Suharto menegaskan bahwa patroli KRYD merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama tawuran remaja dan tindak kriminalitas yang dapat meresahkan masyarakat.
“Pelaksanaan KRYD ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Koja. Kami meningkatkan patroli di sejumlah titik yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, khususnya untuk mencegah tawuran remaja dan kejahatan jalanan.Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua, tokoh masyarakat, dan para pemuda, untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan peran aktif seluruh masyarakat,” kata Kapolsek.
Dalam pelaksanaannya, petugas memprioritaskan lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkumpulnya kelompok remaja yang terindikasi hendak melakukan tawuran. Petugas juga mengantisipasi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, penyalahgunaan senjata tajam maupun senjata api, serta peredaran narkoba.
Kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari. (Red)





