30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Jelang Idul Adha, DKPPP Kota Bekasi Pastikan 24.734 Hewan Kurban Sehat

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Sebanyak 24.734 ekor hewan kurban dipastikan dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, setelah melalui pemeriksaan intensif oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi, Markum, mengatakan pengawasan tahun ini dilakukan secara menyeluruh melalui tim terpadu lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

“Tim terpadu sudah kami bentuk, melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, camat, lurah, Diskominfostandi, Dewan Masjid Indonesia, hingga Kantor Urusan Agama. Semua sudah berbagi peran dalam pengawasan,” kata Markum saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (25/5/2026).

Pemeriksaan dilakukan sejak awal Mei oleh tenaga kesehatan hewan (nakeswan), menyasar seluruh lapak penjualan dan kondisi hewan kurban di 12 kecamatan.

Berita Lainya :  Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Dok. Foto — Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPPP Kota Bekasi, Markum, saat menyatakan 24.734 hewan kurban di Kota Bekasi dalam kondisi sehat.

Berdasarkan data DKPPP Kota Bekasi, terdapat 175 lapak penjualan hewan kurban yang telah diperiksa, dengan rincian: Bantargebang 7 lapak, Bekasi Barat 23 lapak, Bekasi Selatan 17 lapak, Bekasi Timur 12 lapak, Bekasi Utara 23 lapak, Jatiasih 21 lapak, Jatisampurna 13 lapak, Medan Satria 11 lapak, Mustikajaya 14 lapak, Pondokgede 13 lapak, Pondok Melati 9 lapak, dan Rawalumbu 12 lapak.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, jumlah hewan kurban yang tercatat mencapai 24.734 ekor, terdiri atas 11.659 sapi, 13 kerbau, 8.993 kambing, dan 4.069 domba.

“Untuk stok secara umum cukup meskipun tahun ini menurun jumlah hewan yang dijual dari tahun lalu,” ujarnya.

Sebagian besar pasokan hewan kurban diketahui berasal dari luar daerah, termasuk dari Bali. Untuk memastikan kesehatan, DKPPP melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK), pemberian vitamin, serta pemeriksaan fisik secara menyeluruh.

Berita Lainya :  Terapkan Aturan Menyusahkan Rakyat, Pemuda Muhamadiyah Desak Bupati Evaluasi Kadis Capil SBB

“Hewan yang sudah diperiksa kami beri tanda dan surat keterangan sehat. Di lapak juga dipasang penanda bahwa hewan telah melalui pemeriksaan,” terangnya.

Pengawasan tidak hanya menyasar kesehatan hewan, tetapi juga aspek teknis di lapangan. DKPPP Kota Bekasi bersama Satpol PP dan aparatur wilayah juga memantau kebersihan kandang, pengelolaan limbah, kekuatan pengikatan hewan, hingga memastikan keberadaan lapak tidak mengganggu lalu lintas maupun kenyamanan masyarakat.

Dalam hal kelayakan, hewan kurban dipastikan memenuhi syarat, mulai dari usia yang cukup—ditandai pergantian gigi (poel), kondisi fisik yang baik, tidak cacat, berjenis kelamin jantan, dan tidak dikebiri.

Sementara untuk proses penyembelihan, DKPPP mendorong pelaksanaan sesuai syariat Islam dengan melibatkan juru sembelih halal (Juleha) di masing-masing masjid.

Berita Lainya :  Polsek Pademangan Gelar Jumat Berkah, Santuni Anak Yatim dan Dhuafa

“Sosialisasi sudah kami lakukan melalui videotron dan media online agar masyarakat memahami tata cara penyembelihan yang benar dan higienis,” ucap Markum.

Ia menekankan, pengawasan ketat menjadi krusial guna mencegah risiko penyakit zoonosis serta memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban.

“Tujuannya memberi rasa aman. Kalau hewan sudah dinyatakan sehat dan layak, masyarakat tidak perlu khawatir,” tegasnya.

Melalui hasil pemantauan di lapangan hingga saat ini, DKPPP memastikan tidak ditemukan indikasi hewan kurban yang sakit atau terpapar penyakit menular.

“Kalau melihat di lapangan, insyaallah aman sudah sesuai dengan harapan kita. Artinya, tidak ada kondisi hewan-hewan yang penyakitan,” pungkasnya. (Andrew) 

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News