30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Operasi SAR Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Resmi Dihentikan Hari Ini, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan Aktif

Jagakampung.com, Jakarta- Tim Gabungan resmi menghentikan operasi SAR (pencarian dan pertolongan) jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air Sj 182 (PK CLC) pada hari ini, Kamis (21/1/2021). Namun demikian Basarnas tetap melakukan pemantauan aktif dan KNKT akan melanjutkan operasi pencarian kotak hitam Cockpit Voice Recorder (CVR).

Hal tersebut disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai mengadakan rapat tindak lanjut penanganan Musibah Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 bersama Tim Gabungan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (21/1/2021).

“Tim Gabungan sudah melakukan pencarian sejak mendapat informasi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dinyatakan hilang kontak. Untuk tahap awal sudah dilakukan operasi selama 7 hari dan sudah dilakukan perpanjangan sebanyak 2 kali, masing-masing selama 3 hari. Hari ini adalah hari terakhir perpanjangan dan dengan berbagai pertimbangan kami menutup operasi SAR pada hari ini,” jelas Menhub.

Berita Lainya :  Setelah Scan Barcode Peduli Lindungi dan Terapkan Aturan ProKes, 119 Wisatawan ke Pulau Seribu Melalui Dermaga Marina Ancol

Menhub mengatakan, untuk menghormati keluarga korban akan dilakukan tabur bunga di lokasi jatuhnya pesawat di perairan Kepulauan Seribu pada Jumat (22/1/2021).

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan melayani keluarga korban dengan baik sampai seluruh proses diselesaikan,” ungkap Menhub.

Lebih lanjut Menhub mengungkapkan, akan tetap melanjutkan upaya pencarian kotak hitam CVR oleh KNKT. Penemuan CVR sangat penting untuk melengkapi hasil investigasi KNKT untuk mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan.

Sementara itu, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengatakan, pihaknya bersama unsur terkait telah berupaya maksimal dalam melakukan upaya pencarian dan pertolongan. Hingga hari ini, Tim SAR gabungan behasil menemukan dan mengevakuasi, body part (bagian tubuh) korban : 325 kantong, serpihan kecil pesawat : 68 kantong, dan serpihan besar badan pesawat : 55 bagian.

Berita Lainya :  Kementerian Sosial : Terkait BPNT Tidak Boleh ada Pengarahan Ke Salah Satu Warung/ Suplayer dan KPM Boleh Belanja di Pasar Tradisional

“Operasi akan dilanjutkan dengan monitoring/pemantauan secara aktif dan apabila dikemudian hari ada laporan dari masyarakat terkait penemuan korban, kami akan merespon untuk menindaklanjuti,” jelas Kabasarnas.

Selanjutnya, Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menjelaskan, KNKT akan tetap melanjutkan pencarian CVR dengan didukung oleh sejumlah unsur terkait seperti : TNI, Polri, Basarnas, Kemenhub, Relawan dan unsur terkait lainnya.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), Laksamana TNI Yudo Margono mengungkapkan, pihaknya tetap akan mendukung penuh operasi yang dilakukan oleh KNKT dan akan melaporkan jika menemukan jenazah maupun serpihan pesawat.

Berita Lainya :  Kodim 0501/ JP BS Bersama Yayasan Sri Sathya Sai Baba Kembali Selenggarakan Donor Darah

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rumah Sakit RS Polri Rusdianto mengatakan, telah berhasil mengidentifikasi 43 korban dan sebanyak 32 jenazah sudah diserahkan kepada keluarga korban. Kemudian, Jasa Raharja sudah memberikan santunan kepada 39 ahli waris, dan Sriwijaya Air sudah memberikan santunan kepada 1 ahli waris dan akan menyusul 5 ahli waris yang akan segera menerima santunan.

Turut hadir bersama Menhub, Kepala RS Polri Rusdianto, Dirut Jasa Raharja Budi Rahardjo dan Dirut Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena.

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News