27.9 C
Jakarta
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Percepatan Program Kota Sehat, DAK Fisik Sanitasi 2023 di Kota Bekasi Meningkat

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Sanitasi 2023 yang diterima Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, meningkat lebih dari Rp. 1 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Jafung (Jabatan Fungsional) Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Muda pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi diruang kerjanya pada Kamis (10/08/2023).

Yuyun Retno Winarningsih selaku Jafung Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Muda pada Disperkimtan Kota Bekasi ini mengatakan, total pagu anggaran pada DAK Fisik Sanitasi 2023 yang diterima Kota Bekasi sebesar Rp 5,369 Miliar.

Besaran DAK Fisik Sanitasi 2023 itu terbilang meningkat, dari total anggaran pada tahun 2022 dengan nilai Rp 4,221 Miliar. Peningkatan tidak hanya terjadi pada nilai anggaran yang diterima, melainkan target sasaran wilayah dari pelaksanaan kegiatan DAK Fisik Sanitasi 2023 pun ikut bertambah.

Jika pada tahun 2022 target sasaran mencapai 9 wilayah Kelurahan dan didampingi oleh 10 orang tenaga fasilitator lapangan (TFL), kali ini ada sebanyak 12 wilayah Kelurahan menjadi target sasaran dengan jumlah 12 orang TFL, “Ada TFL teknik 6, TFL sosial 6. Jadi satu orang itu memegang 2 Kelurahan,” kata Yuyun.

Berita Lainya :  Kesaksian HRD PT San Xiong Steel Di Balik Mediasi Kecelakaan Kerja

Berdasarkan penjelasan dari Yuyun, meningkatnya nilai DAK Fisik Sanitasi dan jumlah target sasaran wilayah pada tahun 2023 adalah sebuah langkah percepatan yang diambil untuk meraih program Kota Sehat. “Syaratnya Kota Sehat itu, semua rumah penduduk di Kota Bekasi harus bebas BABS (red – buang air besar sembarangan) atau mencapai Open Defecation Free (ODF),” jelasnya.

Maka, lanjut Yuyun, “langkah-langkah yang diambil adalah percepatan, bukan berarti di sini angka BABS-nya semakin besar di tahun ini, tidak,” tambahnya menegaskan seraya menjabarkan target capaian penuntasan angka BABS dari tahun ke tahun.

Dok Foto. Jenis tangki septic tank yang digunakan pada tahap pertama DAK Fisik Sanitasi tahun 2022 di Kota Bekasi.

Guna mencapai Kota Sehat Yuyun mengucapkan, target yang harus ditempuh Kota Bekasi pada tahun 2024 adalah bebas BABS, “sekarang sudah mencapai 99 % pencapaian Kota Sehat, tinggal 1 % lagi,” ucapnya.

Berita Lainya :  Pakatuan Bersinar Selenggarakan Natal dengan Iringan Kolintang dengan Tetap Jaga Prokes

Melalui keterangan Jafung Teknik Penyehatan Lingkungan Ahli Muda pada Disperkimtan Kota Bekasi itu, program DAK Fisik bidang Sanitasi ini merupakan kegiatan yang dilakukan untuk menyediakan prasarana penyehatan lingkungan permukiman berbasis masyarakat. “Dasar hukumnya Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 15 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik Tahun Anggaran 2023, yang di perundangkan mulai tanggal 20 Februari 2023,” terangnya.

Adapun dari hasil konfirmasi yang dilakukan wartawan media ini kepada Yuyun, ke 12 wilayah Kelurahan yang dimaksud menjadi target pada program DAK Fisik Sanitasi 2023 di antaranya seperti Kelurahan Sepanjang Jaya, Kelurahan Bintara, Kelurahan Harapan Mulya, Kelurahan Pejuang, Kelurahan Harapan Jaya, Kelurahan Kaliabang Tengah, dan Kelurahan Harapan Baru. Dari 7 wilayah Kelurahan tersebut, masing-masing memiliki Pagu Fisik senilai Rp. 441 juta dengan jumlah target yang akan dikerjakan sebanyak 63 unit.

Kemudian ada Kelurahan Jatisari dan Kelurahan Jatikramat, setiap wilayah ini memiliki Pagu Fisik senilai Rp. 448 juta dengan jumlah target pekerjaan sebanyak 64 unit. Selanjutnya untuk Kelurahan Bekasi Jaya dan Kelurahan Pengasinan, masing-masing memiliki jumlah target pekerjaan yang lebih banyak yaitu, 65 unit dari total Pagu Fisik sebesar Rp. 455 juta.

Berita Lainya :  Permen ATR/BPN 11/2016 Memakan Korban Mantan Kanwil BPN DKI Jakarta

Terakhir ada Kelurahan Jakamulya yang memiliki Pagu Fisik sebesar Rp. 476 juta, dengan jumlah target yang akan dikerjakan sebanyak 68 unit. Pada kesempatan tersebut Yuyun mengungkapkan, saat ini program DAK Fisik Sanitasi 2023 masih dalam proses persiapan untuk pelaksanaan, “Jadi mungkin, minggu kedua atau minggu ketiga Agustus itu sudah mulai pelaksanaan,” ungkapnya.

Dirinya pun berharap, melalui program ini seluruh pihak dapat ikut mensukseskan program Kota Sehat cepat tercapai, “Dengan adanya pemasangan septic tank di beberapa Kelurahan ini, efeknya adalah mengurangi pencemaran lingkungan dan mengurangi pencemaran air tanah,” ujarnya.

Jadi, sambung Yuyun, “Warga atau masyarakat bisa hidup lebih sehat,” tandasnya mengakhiri. (Andrew)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News