POLRI Sebut Pengkaderan Teroris JI Sangat Rapih

Must Read

Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Melibatkan Wagub Lampung

Jagakampung, Lampung - Hidup Masyarakat Lampung..!! Hidup Mahasiswa..!! Meski Langit Runtuh Keadilan Harus Tetap Di tegakkan..!! Demikian teriakan yel-yel para Pendemo...

IPW : Hukum Mati Oknum KPK Terduga Pemerasan Walikota Tanjungbalai

Jagakampung, Jakarta - Kasus dugaan pemerasan Rp 1,5 miliar yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri terhadap...

Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru Di Bali

Jagakampung.com, Bali - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal...

LSM Garda Patriot Bersatu Kab. Bekasi Berbagi Takjil Di Bulan Suci Ramadhan

Jagakampung.com, Kab.Bekasi -Bulan Suci Ramadhan bagi umat muslim merupakan bulan yang penuh berkah, penuh dengan rahmat dan ampunan serta...

Proyek Urugan Lahan Diduga Langgar Aturan, Jalan Baru Underpass Licin Dan Berdebu

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Maraknya pembangunan di tengah perkotaan seharusnya dapat diimbangi dengan berbagai aturan dan peraturan yang telah...

Jagakampung.com, Jakarta – Pengkaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat teragenda rapi. Bahkan perekrutmen para kader yang siap tempur juga sudah dilakukan. Hal ini teridentifikasi dengan adanya 91 kader yang telah dilatih oleh JI dan 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teror di sana. 

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan Polri sudah mendapatkan informasi soal adanya 91 kader JI yang dilatih siap tempur, dimana 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah dan beberapa sudah kembali ke Indonesia.

“Mereka (JI) sudah menyiapkan kemampuan diri dengan pelatihan-pelatihan khusus guna mempersiapkan kekuatan melawan musuh yakni negara dan aparat. Sebagian besar dari mereka juga sudah berangkat ke Suriah bergabung dengan kelompok teror di sana dan berperan aktif dalam konflik di Suriah. Kemampuan yang sudah diasah di tempat pelatihan dan medan tempur sebenarnya (Suriah) menjadikan mereka sebagai potensi ancaman nyata,” kata Argo, Jumat (18/12/2020).

WAJIB BACA :  Pelaku Pencoretan Musholla Ditangkap, Polisi: Pelaku Tidak Sakit Jiwa

Dikatakan kader teroris ini dipersiapkan oleh organisasinya (Jamaah Islamiyah) melalui bagian  struktur khusus untuk membentuk kader jemaahnya. Penanggung jawab atau amir Jamaah Islamiyah adalah Parawijayanto dan koordinator pelatihan adalah Joko Priyono alias Karso.

Saat ditanya mengapa radikalisme tumbuh demikian subur di tanah air, Argo menyatakan ada banyak sekali faktornya. Salah satunya adalah maraknya penyebaran berita bohong atau hoax.

“Maraknya penyebaran hoax tanpa filter melalui sosial media membuat paham radikal dan anti pemerintah makin subur. Dari dulu sampai sekarang radikalisasi terbentuk sebagai bagian dari respons atas ketidakadilan dan makin melebarnya kesenjangan sosial di masyarakat. Bahwa kemudian agama jadi satu alasan dalam mengekspresikan ketidakpuasan dan kebencian,” katanya.

WAJIB BACA :  Susi Pudjiastuti Bayangi Puan Maharani di Survei Pilpres 2024

Maka sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran paham dan ideologi radikalisme di kalangan anak muda, sambung Argo, perlu dilibatkan seluruh stakeholder yang bersentuhan langsng dengan dunia pendidikan, sosial, keagamaan, komunikasi dan keamanan di lingkungan masing-masing. “Ya perlu peran serta semua stakeholder,” katanya.

WAJIB BACA :  Kejaksaan Agung Mulai Periksa Para Saksi Kasus Korupsi Di PT Asabri

Namun khusus untuk Polri, lanjut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, Densus 88 terus melakukan pemantauan terhadap jaringan teror yang ada di Indonesia secara terus-menerus, mulai dari pengumpulan bahan informasi, pengolahan informasi sampai dilakukan penegakan hukum. “Spesifiknya, Densus 88 sudah melakukan penegakan hukum terhadap 20 peserta pelatihan JI,” kata Argo.

Seperti diketahui sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan sebanyak 23 terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di 8  lokasi yakni di  Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bandar Lampung, Pringsewu, Metro, Jambi, Riau dan Palembang. Dua dari 23 orang yang ditangkap merupakan Panglima Askari JI yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnain alias Arif Sunarso.

Selain menangkap para tersangka, Densus 88 juga berhasil mengungkap adanya bunker di rumah Upik Lawanga di Lampung yang digunakan untuk bersembunyi dan menyimpan senjata-senjata rakitan buatannya. “Barang bukti yang disita dari rumah Upik ini ada senjata rakitan dan bunker,” kata Argo.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Populer

Proyek Urugan Lahan Diduga Langgar Aturan, Jalan Baru Underpass Licin Dan Berdebu

Jagakampung.com, Kota Bekasi - Maraknya pembangunan di tengah perkotaan seharusnya dapat diimbangi dengan berbagai aturan dan peraturan yang telah dibuat oleh pemerintah diwilayahnya. Sehingga...

IPW : Hukum Mati Oknum KPK Terduga Pemerasan Walikota Tanjungbalai

Jagakampung, Jakarta - Kasus dugaan pemerasan Rp 1,5 miliar yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari Polri terhadap Walikota Tanjungbalai tidak hanya memalukan,...

Imam Besar FBR Ditetapkan Sebagai Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta

Jakarta, Jagakampung.com - Imam Besar FBR, KH. Lutfi Hakim MA diangkat menjadi Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta Antar Waktu. Ketetapan ini dirilis Pengurus Besar...

FPK Jakarta Pusat Bekerjasama dengan Bank BNI Menyalurkan Bakti Sosial di Mesjid Al-Ikhlas Salemba

Jagakampung.com, Jakarta (19/04) - Ramadhan penuh berkah ditengah pandemi COVID-19 tidak menyusutkan untuk saling berbagi kepada sesama seperti yang dilakukan oleh Forum Pembauran Kebangsaan...
WAJIB BACA :  Perkuat Sinergitas, Kapolda Banten Kunjungi Danrem 064 Maulana Yusuf

Murah, Tapi Spesifikasi Maxtron S8 2020 Boleh Diadu

Jagakampung.com - Vendor smartphone asal Indonesia, Maxtron kembali merilis produk baru di tahun 2020 ini, yakni Maxtron S8 2020. Smartphone ini mengusung layar lebar luas...

Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana Korupsi yang Melibatkan Wagub Lampung

Jagakampung, Lampung - Hidup Masyarakat Lampung..!! Hidup Mahasiswa..!! Meski Langit Runtuh Keadilan Harus Tetap Di tegakkan..!! Demikian teriakan yel-yel para Pendemo di depan Pengadilan Negeri Tipikor...

Video Viral, Warga Sipil Etnis Tionghoa Pakai Mobil Dinas Jenderal TNI?

Jakarta, Jagakampung.com : Seorang warga sipil keturunan Tionghoa terlihat menggunakan mobil dinas jenderal berpelat TNI AD, tengah membeli makanan di pinggir Jalan Gajah Mada,...

LSM Garda Patriot Bersatu Kab. Bekasi Berbagi Takjil Di Bulan Suci Ramadhan

Jagakampung.com, Kab.Bekasi -Bulan Suci Ramadhan bagi umat muslim merupakan bulan yang penuh berkah, penuh dengan rahmat dan ampunan serta penuh dengan keberkahan. Yang mana...

Panglima TNI Bersama Kapolri Tinjau Vaksinasi Drive Thru Di Bali

Jagakampung.com, Bali - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Bali. Peninjauan itu dilakukan...

Dinilai Lecehkan Peradilan,Aris Toteles SH Minta Majelis Hakim Perintahkan Jaksa Jemput Paksa Bambang Prijono

Jakarta,jagakampung.com -Sidang perkara pidana dengan perkara nomor 1114/pid.B/2020/PN JKT. yang disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan 14/4/21. Kembali ditunda untuk yang sekian kalinya. Penundaan persidangan...
- Advertisement -

Rekomendasi

Open chat