CUPLIKAN BERITANASIONALSUARA WARGA KAMPUNG
Trending

Awas…Kena Sanksi Dan Denda Di PSBB Jilid III Kota Bekasi

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan Kota Bekasi, kini memasuki jilid ke III. Setelah sebelumnya Kota Bekasi menerapkan pemberlakuan PSBB jilid I pada tanggal 15-28 April 2020 dan PSBB jilid II pada tanggal 29 April-12 Mei 2020 (perpanjangan pertama) telah berakhir dan kini PSBB jilid III (perpanjangan kedua) diberlakukan kembali selama 14 hari yang berlaku mulai 13 Mei  2020 hingga tanggal 26 Mei 2020 nanti.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mulai memberlakukan sistem PSBB jilid ke III yang dimulai hari ini Rabu, 13/05/2020. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan akan adanya sanksi administratif yang dibuat untuk para pelanggar aturan PSBB ini.

Oleh sebab itu guna menunjang PSBB jilid III, maka diterbitkan payung hukumnya dengan Peraturan Wali Kota Bekasi (Perwal) Nomor 29 tahun 2020 tentang pemberian denda serta sanksi yang diberlakukan untuk membuat “efek jera” bagi yang tidak mematuhi aturan yang diberlakukan dalam PSBB jilid III atau PSBB Perpanjangan Ke II Kota Bekasi ini.

Denda serta sanksi tersebut antara lain yaitu ;

1. Tidak pakai masker saat keluar rumah
– teguran lisan atau tertulis
– wajib membersihkan fasilitas umum
– denda maksimal Rp250 ribu

2. Institusi pendidikan menggelar kegiatan belajar
– teguran tertulis

3. Menggelar aktivitas kerja pada bidang usaha yang dilarang beroperasi saat PSBB
– penyegelan tempat kerja
– denda maksimal Rp10 juta

4. Bidang usaha yang diperbolehkan beroperasi tidak menjalankan protokol kesehatan
– teguran tertulis
– denda maksimal Rp50 juta

5. Tempat makan yang melayani makan di tempat dan atau tidak menerapkan protokol kesehatan
– penyegelan tempat makan
– denda maksimal Rp10 juta

6. Hotel yang membiarkan kegiatan berkerumun, tidak menutup fasilitas yang menciptakan kerumunan, dan tidak menerapkan protokol kesehatan
– penyegelan hotel
– denda maksimal Rp50 juta

7. Tempat hiburan dan kepariwisataan yang masih beroperasi atau tidak menerapkan protokol kesehatan
– penyegelan tempat hiburan
– denda maksimal Rp50 jta

8. Usaha konstruksi tidak membatasi jumlah pekerja atau tidak menerapkan protokol kesehatan
– teguran tertulis
– denda maksimal Rp50 juta
– penyegelan kegiatan konstruksi (jika masih melanggar)

9. Rumah ibadah yang menyelenggarakan kegiatan keagamaan
– teguran tertulis

10. Melakukan kegiatan di tempat umum dengan jumlah peserta lebih dari lima orang
– teguran lisan dan teguran tertulis
– wajib membersihkan fasilitas umum
– denda maksimal Rp250 ribu

11. Menggelar kegiatan sosial dan budaya di tempat umum
– kerja sosial
– denda maksimal Rp10 juta

12. Pusat perbelanjaan yang melanggar pembatasan jam operasional
– teguran tertulis
– penyegelan tempat usaha (apabila masih melanggar)

13. Jumlah penumpang mobil pribadi melebihi 50 persen kapasitas mobil
– denda maksimal Rp1 juta
– wajib membersihkan fasilitas umum
– mobil ditahan di kantor kelurahan atau kantor kecamatan selama 1 x 24 jam

14. Pemotor yang membonceng penumpang tidak satu KTP atau tidak mengunakan masker
– denda hingga Rp250 ribu
– wajib membersihkan fasilitas umum
– kendaraan ditahan 1 x 24 jam

15. Ojol yang melanggar ketentuan membawa penumpang
– denda maksimal Rp150 ribu
– wajib membersihkan fasilitas umum
– kendaraan ditahan 1 x 24 jam

16. Angkutan barang dan angkutan umum yang membawa kapasitas di atas 50 persen, tidak menggunakan masker dalam kendaraan, dan atau tidak mengindahkan jam operasional
– denda maksimal Rp500 ribu
– wajib membersihkan fasilitas dan sarana umum
– kendaraan ditahan

Pemberian sanksi serta denda administratif ini dilakukan oleh Dinas-dinas terkait yang ada di Kota Bekasi dengan didampingi oleh Satpol PP dan pihak Kepolisian. Nah…masih mau membandelkah anda.(J4N5)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close