
Jagakampung.com – Kota Metro, Lampung – Guna mengantisipasi penyebaran nyamuk berbahaya seperti Virus Aedes Aegypti, Dinas Kesehatan Kota Metro melalui Puskesmas Iringmulyo, melakukan penyemprotan atau Fogging di semua bagian yang ada di Perumahan Rusunawa Kota Metro.
Saat di wawancara, Hanis selaku Kesehatan Lingkungan (Kesling) dari Puskesmas Iringmulyo, Metro Timur mewakili Kepala Puskesmas Iringmulyo mengatakan, hari ini kita adakan Fogging.
Pasalnya, beberapa hari lalu adanya Penghuni Rusunawa yang melaporkan ada yang terjangkit DBD di Rusunawa Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro. Selasa (05/10/2021).
” Karena ini wilayah kerja kami khususnya Iringmulyo, jadi kami sigap antisipasi agar tidak menyebar luas,” katanya.
” Untuk metodenya itu, dari yang terkena itu kita Fogging sejauh 1 m, kanan kiri, atas bawah juga belakang rumah yang terkena jangkit DBD,” cetusnya.
” Nyamuk ini jarak terbangnya sejauh 100 m, bisa menebarkan ke orang lain sejauh 100 m. Dan kemaren dikabarkan 2 orang terkena DBD dari Lokasi B Rusunawa ini,” ungkapnya.
Dijelaskannya, Fogging ini sebenarnya metode akhir untuk memutuskan penyebaran DBD. Jadi langkah awal untuk mengurangi penyebaran, yakni dengan cara berantas sarang nyamuk, seperti genangan-genangan air disekitar kita ini. Mana yang tidak langsung berhubungan dengan tanah harap dikuras atau dibuang.
Contohnya, Bak-bak mandi itu harus posisi dikosongkan 24 jam, kalau tak terpakai, supaya nyamuknya itu tidak bertelur di situ sehingga menjadi jentik. Nah jentik itu yang menyebabkan jadi nyamuk.
Jadi sekali lagi, kosongkan bak mandi anda jika tak terpakai. Ketika hendak akan dipakai airnya baru diisi dan dikosongkan lagi”, pesannya”. (Wes)





