33.7 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Reses di Jakasampurna, Chairun Nisa Serap Aspirasi Infrastruktur hingga PJU

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Persoalan infrastruktur hingga kebutuhan dasar lingkungan masih mendominasi keluhan warga Bekasi Barat. Kondisi tersebut mengemuka dalam Reses II Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi PKS, Hj. Chairun Nisa, M.M., di RW 007, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat, Rabu (08/07/2026).

Beragam aspirasi disampaikan warga, mulai dari perbaikan turap kali, penerangan jalan umum (PJU), hingga keringanan retribusi sekolah.

Chairun Nisa mengatakan, isu infrastruktur tetap menjadi aspirasi paling dominan dalam setiap agenda reses. Salah satu usulan mendesak adalah pembangunan dan perbaikan turap kali di RT 008/RW 007 yang dinilai perlu segera ditangani.

“Mayoritas aspirasi yang kami terima berkaitan dengan infrastruktur. Perbaikan turap kali di RT 008 menjadi prioritas yang dititipkan warga dan akan kami perjuangkan dalam pembahasan di DPRD,” kata Chairun Nisa.

Berita Lainya :  Lebih Dari Enam Jam, Kejari Kota Bekasi Geledah Ruang Kabid Pasar

Selain itu, ia mendorong pengurus wilayah mendata kantor-kantor RT yang sudah tidak layak untuk diusulkan dalam program pembangunan pemerintah daerah. Menurutnya, kelengkapan fasilitas lingkungan menjadi faktor penting dalam menunjang pelayanan masyarakat di tingkat kewilayahan.

Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Chairun Nisa juga menaruh perhatian pada penguatan ekonomi warga. Dalam rangkaian reses, ia menghadiri pembukaan salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di RW 007 sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia mengapresiasi peran Ketua RW yang turut aktif dalam membina pelaku usaha di lingkungannya.

Berita Lainya :  Respons Cepat Polisi, Pelaku Perampokan di Jakarta Utara Ditangkap Lewat Laporan 110

“Pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif harus terus didorong. Komitmen Ketua RW dalam membina pelaku usaha patut diapresiasi karena membuka peluang ekonomi bagi masyarakat,” ucapnya.

Meski demikian, ia menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas, terutama dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang masih menjadi tantangan di Kota Bekasi.

Sejumlah usulan pembangunan jalan dan saluran air yang sebelumnya disampaikan warga, lanjutnya, telah mulai direalisasikan dan diharapkan berlanjut secara bertahap.

Aspirasi terkait penambahan PJU juga menjadi perhatian. Warga menginginkan titik-titik jalan yang masih minim penerangan segera dilengkapi lampu guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan.

Berita Lainya :  Kapolsek Kelapa Gading Sambangi SMKN 33: Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja dan Maraknya Penyalahgunaan HP

“Penerangan jalan sangat penting karena menyangkut keamanan dan ketertiban warga. Aspirasi ini akan kami dorong agar dapat direalisasikan dalam program pembangunan ke depan,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, ia juga menerima masukan dari pihak yayasan pendidikan terkait harapan keringanan retribusi bagi sekolah swasta. Usulan itu penting untuk dibahas lebih lanjut karena berkaitan dengan keberlangsungan layanan pendidikan bagi masyarakat.

“Aspirasi dari yayasan terkait keringanan retribusi akan kami bahas bersama di DPRD sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan daerah,” pungkasnya.

Hasil reses ini akan dirumuskan dan diperjuangkan dalam pembahasan program serta penganggaran di DPRD Kota Bekasi dengan mengacu pada skala prioritas kebutuhan warga. (Andrew) 

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News