Jakarta (1/3/2026), jagakampung.com –
Para pensiunan PT Pos Indonesia berharap manajemen perusahaan dapat memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) atau yang kerap disebut “Uang Ketupat” pada Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. Harapan tersebut mengemuka dan ramai diperbincangkan dalam sebuah unggahan di Grup Facebook komunitas Pensiunan Pos, Sabtu (28/2).
Dalam kolom komentar unggahan tersebut, beragam tanggapan bermunculan. Sebagian menyambut kabar itu dengan optimisme, sementara lainnya mempertanyakan kebenarannya. Ada pula yang berharap kabar tersebut benar-benar terwujud.
Beberapa komentar yang muncul antara lain, “Itu bukan hoaks?” tulis akun @w…. Sementara akun @S….. menuliskan, “Semoga kabar ini benar.” Adapun akun @E…. berkomentar, “Ucapan adalah doa. Aamiin ya rabbal alamin.”
Meski tanggapan beragam, satu hal yang sama: para pensiunan berharap adanya pembayaran THR tahun ini. Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir mereka tidak lagi menerima tunjangan tersebut.
Desak Kepastian Manajemen
Harapan para purnabakti kian menguat menjelang Idulfitri 2026. Mereka menilai sudah saatnya perusahaan memberikan kepastian dan perhatian nyata terhadap kesejahteraan pensiunan.
Menurut sejumlah pensiunan, selama puluhan tahun mereka telah mengabdikan tenaga dan pikiran demi kemajuan perusahaan. Oleh karena itu, pemberian THR dinilai bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk penghargaan atas loyalitas dan kontribusi panjang mereka.
Di tengah meningkatnya harga kebutuhan pokok dan tekanan ekonomi, para pensiunan mengaku semakin kesulitan memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.
“Kami tidak menuntut berlebihan. Kami hanya berharap ada perhatian dan keadilan bagi para pensiunan yang telah mengabdi,” ujar salah satu pensiunan yang enggan disebutkan namanya saat dihubungi melalui telepon seluler.
Kini, para pensiunan menunggu keputusan resmi manajemen dan berharap ada kebijakan yang berpihak kepada mereka pada Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M. (Red)





