27.9 C
Jakarta
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Anggota DPRD Lampung Menanggapi Keluhan Penerima Manfaat dari 2 Dapur MBG di Ketibung

Lampung , Jagakampung.com – Dalam sebuah wawancara dengan awak media kamis (26-02-2026) Mikdar Ilyas anggota komisi II DPRD Prov. Lampung mengaku banyak menerima keluhan masyarakat terkait kwalitas serta kesesuaian menu MBG disejumlah dapur penyedia. Menurutnya pengawas produksi serta ahli gizi yang ada di dapur masing-masing MBG harus memastikan makanan yang memenuhi standar sebelum disalurkan.

Ia menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap dapur MBG Khususnya di daerah. Mikdar meninta satuan tugas (SATGAS) pengawasan yang ada di tingkat provinsi maupun kabupaten rutin melakukan ispeksi mendadak(SIDAK) ke dapur-dapur MBG.

“Harus ada sidak,dengan begitu dapur penyedia punya rasa tanggung jawab dan tidak main-main dalam menyusun menu. Kalau ada unsur kesenggajaan memgurangi kwalitas dan kesesuaian anggaran menu, itu tentu sangak kita sesalkan” tegasnya.

Berita Lainya :  Tokoh Hindu di Mimika Dukung Ops Damai Cartenz Jaga Kamtibmas Lewat Pendekatan Humanis

“Tujuan MBG ini jelas untuk menciptakan anak-anak yang sehat,cerdas,dan mencegah stanting. Kalau kwalitas gizinya tidak terpenuhi,maka program ini tidak akan mencapai tujuan”. tambahnya.

Diberitakan sebelumnya banyak penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) terutama dari para orang tua siswa yang ada di kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), “Mereka mengeluhkan menu MBG yang kurang memenuhi kebutuhan gizi anak-anak”.

Ada dugaan disinyalir tidak adanya kesesuaian harga menu yang diberikan secara packing. Dalam kemasan menu dari dapur SPPG Tarahan dan Dapur SPPG Rajabasa 1 Desa Tanjung Ratu.

Berita Lainya :  Respons Cepat Polisi, Pelaku Perampokan di Jakarta Utara Ditangkap Lewat Laporan 110

Kepada Tim media ini, pada hari selasa 24 februari 2026 kemaren beberapa orang tua mengeluhkan item menu yang kurang berkualitas atau tidak memenuhi standar gizi yang diharapkan oleh pak presiden Prabowo.

Nampaknya nilai menu yang tidak jauh dibawah anggaran semestinya, serta cara packing menu terutamanya menggunakan plastik masih dikerjakan serampangan tidak menggunakan alat yang memenuhi standar kesehatan.

“sebenarnya dari awal kami sudah mengeluhkan MBG ini, tapi, kami tetap sabar, siapa tau pihak dapur akan memperbaiki layanan mereka lebih baik, tapi sampai saat ini tidak adanya perubahan malah semakin parah!!,” ucapnya warga sekitar.

Berita Lainya :  Polsek Kelapa Gading Gelar Apel Dilanjutkan Patroli Skala Besar dalam Giat KRYD untuk Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif

Lanjutnya, ” nilai gizi dari menu jauh dari yang diharapkan, lalu kesesuaian harga dari menu juga jauh dibawah yang ditentukan, ngapain lagi si ngambil untung dari selisih menu, kan pihak dapur kata nya sudah dapat keuntungan dari nilai 5000 rupiah tanpa harus mengurangi anggaran untuk menu”.

“Lalu cara packing nya seperti melecehkan penerima, terutama menu yang dikemas dengan plastik, dapur tidak menggunakan alat perekat plastik serta tidak menggunakan alat press plastik.’ Jelas beberapa orang tua siswa penerima MBG.(*)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News