28.9 C
Jakarta
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Pemprov Jabar Kucurkan Rp920 juta, Bangun Rumah Panggung di PGP Bekasi

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Ancaman banjir 5 tahunan yang mampu menenggelamkan hunian warga dengan ketinggian antara 2–3 meter menuntut adanya solusi permanen bagi kawasan Perumahan Pondok Gede Permai (PGP).

Merespons urgensi terkait hal ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mulai merealisasikannya melalui program bantuan pembangunan rumah panggung sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana jangka panjang di wilayah rawan tersebut.

Dok Foto. Tampak progres pembangunan rumah panggung yang ada di wilayah Kelurahan Jatirasa.

Lurah Jatirasa, Dedi Suhadi, mengatakan 8 unit rumah telah ditetapkan pada tahap perdana tahun ini. “Usulan kita sebetulnya sangat banyak, 300-an lebih,” katanya saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Kelurahan Jatirasa, Selasa (25/11/2025).

Dedi menyebutkan, Kelurahan Jatirasa bukan mewakili Kota Bekasi sebagai penerima program. Melainkan termasuk wilayah yang mendapat perhatian khusus dari Pemprov Jabar, “karena dianggap perlu dan layak mendapatkan bantuan, mengingat kondisi wilayah yang cukup rentan terdampak potensi bencana banjir,” ucapnya.

Menurut Dedi, program itu merupakan intervensi yang dirancang untuk daerah kawasan rawan banjir. Termasuk seluruh wilayah dan 6 perumahan lainnya yang ada di Kelurahan Jatirasa, “tapi fokus perhatian hari ini yang lebih dulu diberikan bantuan dari provinsi baru perumahan Pondok Gede Permai,” ujarnya.

Dari 300 lebih usulan, Dedi menjelaskan hanya sekitar 97 unit rumah yang berhasil diverifikasi oleh pihak Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jabar dan pelaksanaannya menyesuaikan kemampuan APBD provinsi. “Secara bertahap ya pelaksanaannya. Tahun ini, kita baru diberikan anggaran pembangunan rumah panggung sebanyak 8 unit sebagai tahap perdana,” jelas Dedi.

Berita Lainya :  Bantuan Kapal.1,5 GT Tidak Spesifikasi Penangkapan Laut Dalam, Kefra PKS Minta DKP Cari Alternatif

Untuk tahun depan, sambung Lurah Jatirasa ini lebih jauh, “belum tau berapa unit, karena kan tergantung dari penganggaran yang ada di provinsi,” imbuhnya.

Program bantuan pembanguan rumah panggung ini berbeda dari bantuan rumah tidak layak huni (Rutilahu), karena dibangun dari nol hingga selesai. Meski dilakukan secara bertahap, warga memahami karena pemerintah juga harus menyeimbangkan kebutuhan lain.

Lurah berharap pemerintah provinsi dapat terus melakukan pembangunan rumah panggung secara berkesinambungan di wilayah Kelurahan Jatirasa, yang dilaksanakan melalui sistem swakelola tipe IV.

Terkait antusiasme warga, Dedi menyampaikan harapan masyarakat yang sangat tinggi karena kebutuhan hunian aman mendesak, “Semua lapisan masyarakat yang terdampak pasti membutuhkan bantuan itu, mengingat Jatirasa khususnya Pondok Gede Permai, banjirnya bisa merendam hampir 2–3 meter. Bahkan rumah dua lantai pun masih perlu dilakukan peninggian,” pungkasnya sekaligus mengakhiri.

Sebelumnya Ketua Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Jatirasa, Yulianto menerangkan teknis perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan rumah panggung di wilayah Kelurahan Jatirasa.

Berita Lainya :  SMK Islam Randudongkal Peringati Harlah ke-16, Diramaikan Jalan Sehat Berhadiah Utama Sepeda Motor

Proyek percontohan ini menggunakan teknologi RUSPIN (Rumah Unggul Sistem Panel Instan), berupa rumah modular dari panel beton pracetak yang dirakit dengan baut. Sehingga pembangunan lebih cepat, efisien, dan dapat digunakan sebagai hunian darurat bagi warga terdampak banjir atau berpenghasilan rendah.

Ketua Koordinator BKM Kelurahan Jatirasa menuturkan, total rumah panggung yang rencananya akan dibangun melalui hasil verifikasi Dinas Perkim Provinsi Jabar ada sebanyak 95 unit.

Namun tahap perdana pada tahun 2025 ini baru di mulai dengan jumlah 8 unit yang tersebar di RW 008, 009, dan 010, “Insya Allah tahun 2026, 10 unit lagi bisa kita realisasikan,” terangnya.

Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan sistem swakelola tipe IV, dengan target selesai di akhir Desember 2025.

Mengenai anggaran, Yulianto menambahkan bahwa setiap unit rumah dibangun dengan pagu anggaran mencapai Rp115 juta, lebih rendah dari perencanaan awal sebesar Rp240 juta per unit. Penyesuaian ini dilakukan agar pembangunan tetap sesuai kemampuan pemerintah, meski ia berharap pagu anggaran di tiap Kabupaten/Kota bisa lebih proporsional.

Rumah panggung ini diharapkan mampu meminimalisir dampak banjir yang sebelumnya mencapai 3–4 meter. “Dengan elevasi pondasi 2,25 meter, banjir mungkin masih masuk. Tapi paling tidak, bisa mengurangi kerugian warga,” urainya.

Berita Lainya :  Turnamen Mobile Legends di Pademangan: Cegah Tawuran, Perkuat Kebersamaan di Bulan Ramadan

Ia juga menyinggung bahwa awalnya ada warga yang ragu, namun sebagian besar mendukung setelah melihat bentuk fisik rumah yang dibangun.

Ridwan, warga RT 001/RW 008 PGP, mengaku bersyukur menjadi salah satu penerima rumah panggung dari pemerintah provinsi Jabar atas usulannya melalui RT disetujui. “Alhamdulillah, dapat rumah panggung. Orang banyak kecewa karena belum dapat, tapi saya senang sekali karena dapat,” ungkapnya.

Dok Foto. Pembangunan rumah panggung dengan teknologi Ruspin berupa rumah modular dari precast beton yang dihubungkan dengan beton pracetak yang disambung baut.

Ridwan memaparkan, perumahan PGP memang rutin terdampak banjir 5 tahunan. Sehingga rumah panggung dianggap lebih aman dibanding mencari hunian baru, “Insya Allah bisa mengurangi masalah banjir. Kalau hujan deras, saya tidak was-was lagi jika sudah dibangun seperti ini,” paparnya.

Selain sebagai hunian, Ridwan berencana memanfaatkan sisi bawah rumah untuk kegiatan pengajian dan lantai atas digunakan untuk keluarga. Terkait program ini, Ridwan juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah provinsi dan Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM) atas bantuannya, “semoga diberi kesehatan dan dimudahkan rezekinya,” tutupnya.

Program rumah panggung di Kelurahan Jatirasa menjadi salah satu langkah pemerintah provinsi untuk menyediakan hunian aman dan berkesinambungan bagi warga terdampak banjir. (Andrew)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News