30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Forkopimda DKI Jakarta Rapat di Balai Kota, Bahas Perbaikan Halte hingga Penindakan Aksi Anarkis

Jakarta (1/9/2025), jagakampung.com – Forkopimda DKI Jakarta yang terdiri dari Gubernur DKI, Pangdam Jaya, dan Kapolda Metro Jaya menggelar rapat di Balai Kota, Senin (1/9). Pertemuan ini membahas kondisi terkini pasca-unjuk rasa yang menimbulkan kerusakan fasilitas umum serta langkah penanganannya di lapangan.

Gubernur DKI Jakarta menyampaikan sebanyak 22 halte Transjakarta terdampak aksi massa, dengan rincian 6 halte terbakar dan dijarah, serta 16 halte mengalami kerusakan dan vandalisme.

“Sejak Sabtu kemarin kita sudah mulai melakukan pembersihan. Targetnya, baik halte yang rusak sedang maupun rusak berat, akan selesai diperbaiki pada 8–9 September,” ujar Gubernur.

Meski sempat terganggu, layanan transportasi sudah kembali berjalan normal.

Berita Lainya :  Dua Rumah Terbakar di Semper Barat, Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Per 1 September pukul 05.00 WIB, seluruh 14 koridor TransJabodetabek sudah beroperasi. Untuk membantu masyarakat, MRT dan Transjakarta digratiskan hingga 8 September,” tambahnya.

Pemprov DKI juga merinci estimasi kerugian akibat kerusuhan.

“Kerusakan MRT sekitar Rp3,3 miliar, Transjakarta Rp41,6 miliar, dan infrastruktur lain termasuk CCTV Rp5,5 miliar. Total kerugian mencapai Rp55 miliar. Di luar itu, subsidi transportasi gratis sepekan diperkirakan Rp18 miliar,” jelas Gubernur.

Selain itu, ia memastikan ketersediaan pangan di Jakarta masih aman.

“Isu kelangkaan pangan tidak benar. Stok cukup hingga akhir Oktober,” tegasnya.

Untuk sektor pendidikan, ada 2.829 sekolah melaksanakan pembelajaran daring, 2.439 sekolah luring, dan 346 sekolah hybrid.

Berita Lainya :  Spanduk Jadi Sarana Polsek Pademangan Untuk Edukasi Cegah Tawuran Antar Pelajar

“Kebijakan ini agar proses belajar tetap berjalan meski situasi belum sepenuhnya normal,” katanya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menegaskan pihaknya sudah mengamankan lebih dari seribu orang terkait aksi anarkis.

“Sejak awal kejadian sampai hari ini, sekitar 1.240 orang diamankan. Banyak yang berasal dari luar Jakarta, ada dari Jawa Barat, Banten, hingga Jawa Tengah. Pelaku perusakan dan penjarahan sudah kami deteksi, penangkapan tinggal menunggu waktu. Kami akan tindak tegas,” ujar Kapolda.

Ia menyebut massa aksi terdiri dari berbagai elemen masyarakat.

“Ada pelajar SMA, STM, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Menyampaikan pendapat secara damai tidak masalah, tapi aksi anarkis akan kami tindak,” tambahnya.

Berita Lainya :  Patroli Skala Besar Polres Metro Jakarta Utara, Sinergi Polri-TNI Jaga Keamanan Kota

Pangdam Jaya Mayjen TNI menegaskan TNI bersama Polri akan terus menjaga keamanan di Ibu Kota.

“Mayoritas massa yang turun adalah pelajar SMA maupun STM. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan beberapa hari ini. Namun, tindakan anarkis tidak akan ditoleransi. Aspirasi damai tetap kita hargai sesuai konstitusi, tapi aksi anarkis pasti akan ditindak tegas,” ucap Pangdam.

Rapat Forkopimda menyepakati sejumlah langkah: mempercepat perbaikan fasilitas umum, memastikan layanan transportasi dan pangan tetap tersedia, menjaga kelangsungan pendidikan, serta menindak tegas pelaku anarkis demi menjaga kondusivitas Jakarta. (Red)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News