“Rustam Effendy : Banyak yang Diperbuat untuk PMI DKI Jakarta”
Jagakampung.com l Jakarta (05/08/2025) – Sosok Rustam Effendy dan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta seolah menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan. Selama lima tahun menjabat sebagai Ketua PMI DKI Jakarta, Rustam telah meninggalkan jejak yang dalam, terutama dalam kerja-kerja kemanusiaan yang monumental, seperti penanganan pandemi COVID-19 di ibu kota.
Pandemi yang mengguncang dunia sejak 2020 menjadi ujian besar bagi banyak lembaga, termasuk PMI DKI Jakarta. Di bawah kepemimpinan Rustam Effendy, PMI menjadi garda depan dalam meredam penyebaran virus. Siang dan malam relawan bergerak cepat melakukan berbagai upaya penyelamatan, penyemprotan disinfektan, distribusi logistik, serta layanan kemanusiaan lainnya.
“Saya pernah terlibat membantu pengadaan ribuan hazmat—baju dekontaminasi untuk perlindungan relawan dari paparan virus. Itu atas dorongan dan semangat dari beliau,” ujar salah satu rekan Rustam yang turut aktif dalam kegiatan PMI kala pandemi.
Tak hanya itu, inisiatif kreatif juga digagas Rustam bersama para sahabatnya, di antaranya kegiatan amal berupa lelang sepeda Brompton bertanda tangan Ketua Umum PMI Pusat, H. Jusuf Kalla dan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif kala itu, Sandiaga Uno. Sepeda tersebut terjual seharga Rp200 juta, yang seluruhnya disumbangkan untuk mendukung kegiatan PMI DKI Jakarta.
Cerita kepedulian Rustam juga datang dari H.Ibrahim, SH, MH yang akrab disapa Bang Bram, Ketua Koperasi JTS (Jakarta Tentram Sejahtera) Kemayoran, salah satu pusat kuliner dan UMKM di Jakarta Pusat. Ia mengenang betul bagaimana PMI DKI Jakarta di bawah arahan Rustam turut membantu meredam penyebaran virus di kawasan tersebut.

“Waktu itu suasana mencekam. Banyak pedagang takut buka, pengunjung sepi, dan kekhawatiran menjalar ke mana-mana. Alhamdulillah, Pak Rustam sigap menurunkan armada PMI ke JTS untuk penyemprotan disinfektan secara menyeluruh. Itu membuat pelaku UMKM di sini lebih tenang,” tutur Bang Bram.

Sebagai organisasi kemanusiaan yang berdiri sejak 17 September 1945, PMI memiliki peran besar dalam bidang sosial, tanggap darurat, dan kesehatan masyarakat. Kinerjanya mencakup evakuasi korban bencana, pelayanan kesehatan, donor darah, hingga edukasi kesadaran hidup sehat di masyarakat.
“Saya mengenal Pak Rustam sebagai sosok tegas dan penuh tanggung jawab. Di mana pun ia ditugaskan, selalu meninggalkan kesan yang mendalam. Banyak orang menyebutnya keras, padahal itu karena prinsip dan ketegasannya dalam menjalankan tugas,” ungkap sumber yang mengenal dekat mantan Ketua PMI DKI tersebut.
Kini, tongkat estafet kepemimpinan PMI DKI Jakarta telah beralih ke generasi berikutnya, yakni Drs. H. Becky Mardani—akrab disapa Becky. Rustam, putra asli Betawi, kini tengah menikmati masa pensiun, namun jasa-jasanya tetap dikenang sebagai catatan emas perjalanan PMI di ibu kota.
“Tak ada gading yang tak retak. Namun retakan itu tak terlihat karena tertutupi oleh keindahan dan ketulusan sang gading itu sendiri.”
Terima kasih, Pak Rustam.





