30.3 C
Jakarta
Saturday, October 10, 2026
spot_img

Disperkimtan Kota Bekasi Terus Komitmen Entaskan Perilaku BABS

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Melalui pelaksanaan pembangunan septic tank Individual Perkotaan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, masih menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di tengah-tengah permukiman masyarakat.

Seperti kegiatan pembangunan septic tank Individual Perkotaan yang dikerjakan oleh pihak ketiga, atau Kontraktor Pelaksana dari CV. Parmanda Raya Bersama. Kali ini kegiatan tersebut, telah masuk pada tahap serah terima sementara hasil pekerjaan (Profesional Hand Over/PHO).

Dok Foto. Tampak Yuyun Retno Winarningsih selaku Jafung (Jabatan Fungsional) Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Disperkimtan Kota Bekasi sedang mengecek dan mengikuti uji coba kelayakan fungsi dari beberapa item hasil pekerjaan.

Tahap serah terima sementara hasil pekerjaan itu berlangsung di 2 wilayah Kelurahan sekaligus, yaitu; Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara dan Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria dengan jumlah total sebanyak 25 titik pekerjaan pada masing-masing wilayah pada Jumat (1/8/2025). Proses PHO dilakukan oleh CV. Parmanda Raya Bersama kepada Disperkimtan Kota Bekasi selaku pemilik dari proyek tersebut.

Hal ini dapat dilakukan setelah pekerjaan utama selesai, sekaligus menandai dimulainya masa pemeliharaan. Dimana kontraktor pelaksana, masih bertanggung jawab untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi selama masa itu.

Berita Lainya :  Cucu Pendiri NU Doakan Tri Adhianto Jadi Walikota

Berdasarkan pantauan wartawan media ini di lokasi, tahapan PHO juga diikuti oleh Jafung (Jabatan Fungsional) Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Disperkimtan Kota Bekasi, Yuyun Retno Winarningsih, pihak Kontraktor Pelaksana CV. Parmanda Raya Bersama, dan Konsultan Pengawas dari PT. Geonusa Amerta Nuraga.

Menurut Jafung Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Disperkimtan Kota Bekasi, PHO dilakukan untuk melihat hasil pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak konsultan bersama dengan kontraktor pelaksana. “Kita hanya melihat keberfungsiannya, sudah sesuai belum dengan kontrak, dan nanti baru persiapan untuk dilakukan pembayaran,” katanya kepada wartawan.

Kalau memang, lebih lanjut Yuyun menambahkan, “ada yang perlu diperbaiki, ya Kontraktor Pelaksana harus perbaiki. Ada yang masih kurang ya harus ditambahkan, seperti itu. Tapi tadi sudah diuji coba, sudah oke,” imbuhnya usai melakukan tahapan PHO di wilayah RW. 002 Kelurahan Harapan Mulya.

Sesuai dengan kontrak kerja, Yuyun menyebutkan, uji coba kelayakan fungsi dilakukan terhadap beberapa item seperti septic tank, kloset, pintu, dan juga lantai keramik di sekitar klosetnya. “Kalau ukuran semuanya sama, karena proses pengadaannya melalui e-katalog,” ucap Jafung Penata Kelola Penyehatan Lingkungan Ahli Muda Disperkimtan Kota Bekasi itu.

Berita Lainya :  Peningkatan Jalan di Dusun Karang Luas-Paya Bakung Tuai Kontroversi: Dugaan Penyimpangan Anggaran Mengemuka

Sebelumnya, Yuyun menerangkan, PHO juga sudah dilakukan pada 4 wilayah Kelurahan lainnya, seperti; Kelurahan Jatibening Baru, Kelurahan Cimuning, “Bahkan hari Selasa (red – 29/7) kemarin, kita juga melakukan PHO di wilayah Kelurahan Jatimelati dan Kelurahan Jatisampurna. Totalnya se-Kota Bekasi itu ada 150 unit dibagi 6 Kelurahan, masing-masing 25,” terangnya.

Dari seluruh proses uji kelayakan fungsi yang telah dilakukan, Yuyun mengungkapkan tidak menemukan kendala serius, dan seluruh item tersebut telah diberikan kepada calon penerima manfaat (CPM).

Namun dirinya tetap mengakui, masih ada beberapa hal pekerjaan yang dianggap kurang maksimal,. “Tapi memang ada yang harus dirapikan sedikit saja, iya ada yang kurang maksimal gitu,” ungkapnya, tanpa mengurai secara spesifik hal yang dimaksud.

Yuyun juga menyampaikan, pembangunan septic tank Individual Perkotaan SNI itu diperuntukan bagi warga dengan kategori masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Berita Lainya :  Pangeran Ratu Jayakarta lX,RB.H. Abi Munawir Al Madani Mertakusuma Hadiri Wisuda Abdi Dalem dan Perayaan Ulang Tahun ke-4 Perkumpulan Kusumo Hondrowino Nusantara

Selain itu kegiatan tersebut juga menjadi bukti dari komitmen Disperkimtan Kota Bekasi, dalam mengentaskan sisa 1 persen data perilaku BABs (Buang Air Besar Sembarangan) secara tertutup di Kota Bekasi.

Dok Foto. Usai uji coba kelayakan fungsi, pihak Disperkimtan Kota Bekasi foto bersama dengan warga penerima manfaat, konsultan dan kontraktor pelaksana di RW 002 Harapan Mulya

Data ini merupakan hasil koordinasi antara Disperkimtan, Puskesmas maupun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi. “Terus kita survei ulang, kita cek dan diverifikasi. Intinya sih yang gak punya septic tank kita perbaiki, melihat MBR-nya juga,” tandasnya.

Sementara Samiden, selaku Pelaksana Lapangan dari CV. Parmanda Raya Bersama memaparkan, anggaran pembangunan septic tank Individual Perkotaan SNI ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025. “Dengan nilai kontrak Rp. 1,222 miliar untuk 150 titik yang dibagi 6 wilayah Kelurahan,” ujarnya memaparkan.

Artinya, sambung Samiden, “Per-Kelurahan itu jadi dapat 25 rumah. Tapi dari pembangunan septic tank individual perkotan ini, banyak juga warga yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Kota Bekasi,” tambahnya mengakhiri. (Andrew)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News