27.9 C
Jakarta
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Sekda Kota Bekasi Turun Langsung Buka Kegiatan Bimtek Keuangan BKM Tahun 2025

Jagakampung.com, Kota Bekasi – Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bekasi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keuangan bagi 56 Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) dari masing-masing Kelurahan se-Kota Bekasi. Pelaksanaan Bimtek Keuangan tersebut berlangsung selama 2 hari sejak Rabu, 11 Juni 2025 sampai dengan Kamis, 12 Juni 2025 di Teratai Ballroom Lantai 3 Palace Hotel Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Drs. Junaedi, Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Bekasi, Saut Hutajulu, Jabatan Fungsional (Jafung) Analis Kebijakan Bagian Pembangunan Setda Kota Bekasi, Abdul Hamid, hingga Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan (Kasi Permasbang) Kelurahan yang mendampingi setiap BKM dari masing-masing Kelurahan di Kota Bekasi.

Dok Foto. Kegiatan pelaksanaan Bimtek Keuangan BKM Tahun 2025 di Teratai Ballroom Lantai 3 Palace Hotel Cipanas, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.

Selain itu sebagai narasumber, pihak Inspektorat Kota Bekasi, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Daerah (Bappelitbangda) Kota Bekasi, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Jawa Barat juga hadir menyampaikan materi dalam pelaksanaan tersebut.

Menurut Sekda Kota Bekasi, kegiatan Bimtek itu sangat penting dilakukan sebagai upaya pembekalan serta penguatan kepada BKM terhadap pengelolaan keuangan dan pertanggungjawaban anggaran, dalam melaksanakan setiap program yang berlangsung pada tahun 2025 di masing-masing Kelurahan.

Berita Lainya :  Dalam Reses Ke-II nya, Arwis Sembiring Optimis 80% Aspirasi Masyarakat Dapat Direalisasikan

Junaedi mengatakan, beberapa program yang di maksud seperti; program Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan Kelurahan senilai Rp. 200 juta untuk masing-masing Kelurahan, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025. Kemudian program perbaikan 9-unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tahun 2025 di setiap Kelurahan, dengan nilai anggaran mencapai Rp. 180 juta.

“Nah itu nanti dikuatkan pertanggungjawaban terhadap keuangannya, supaya tidak bermasalah hukum,” kata Junaedi kepada wartawan media ini, selepas membuka kegiatan Bimtek Keuangan BKM tahun 2025, Rabu (11/6).

Berdasarkan hasil dari wawancara diketahui, bahwa besaran nilai anggaran pada pelaksanaan Bimtek Keuangan BKM tahun 2025 ini mencapai Rp.184 juta. Dane ktika disinggung wartawan soal efisiensi anggaran terhadap kegiatan tersebut, Sekda Kota Bekasi menerangkan, sejumlah Kepala Bagian dilingkungan Setda Kota Bekasi telah melakukan efisiensi anggaran.

Bahkan Bagian Pembangunan sendiri, telah melakukan efisiensi anggaran sebanyak Rp. 2,8 Miliar. “Kegiatan Bimtek disini memang dianggap perlu untuk kita lakukan. Kenapa? Kalau kita tidak lakukan, khawatir nanti akan ada dampak masalah hukum terhadap yang melaksanakan pertanggungjawaban keuangan,” ucapnya.

Berita Lainya :  Polsek Tanjung Priok Himbau Pelajar untuk Tidak Ikut Aksi Unjuk Rasa

Upaya peran pemerintah dalam kegiatan pembekalan Bimtek Keuangan, juga diharapkan dapat memberikan dampak positif pada saat BKM melaksanakan program kegiatan di wilayah. “Tentunya kita pemerintah terus meng-hire supaya BKM betul-betul aman dan nyaman pada saat melaksanakan kegiatannya nanti,” ungkap Junaedi.

Ya tentunya, lebih lanjut Sekda Kota Bekasi itu menambahkan, “Kita berharap dalam pelaksanaannya betul-betul tertib administrasi terhadap pertanggungjawaban keuangan,” tandasnya sebelum meninggalkan lokasi kegiatan.

Sementara Ketua Forum BKM tingkat Kota Bekasi, Agus Sucipto, mengapresiasi langkah pemerintah Kota Bekasi dalam memfasilitasi jalannya kegiatan Bimtek Keuangan BKM tahun 2025. Selaku peserta Agus menilai, Bimtek Keuangan ini dapat menjadi modal untuk meningkatkan kapasitas pengurus BKM dalam hal tata kelola keuangan.

“Terkait dengan pelaksanaan pekerjaan DAU yang bersumber dari APBN, maupun juga pekerjaan yang sumbernya dari APBD Kota Bekasi,” ujarnya. Ketua Forum BKM tingkat Kota Bekasi itu juga menerangkan, masih banyak sejumlah catatan temuan dari Inspektorat Kota Bekasi.

Berita Lainya :  Klinik Mata Nusa Ina Hadirkan Pelayanan Kesehatan Mata Dengan Teknologi Terbaru

Beberapa temuan dianggap kurang sempurna, khususnya dalam hal tata kelola keuangan pada saat melaksanakan pekerjaan. “Sehingga perlu hari ini kita adakan Bimtek, supaya nanti di dalam pelaksanaan pemeriksaan jauh lebih baik lagi hasilnya,” terang Agus di sela-sela rangkaian kegiatan.

Dok Foto. Ketua Forum BKM Tingkat Kota Bekasi, Agus Sucipto, usai memberikan keterangan kepada wartawan terkait kegiatan Bimtek Keuangan BKM Tahun 2025

Guna menindaklanjuti Bimtek Keuangan tersebut, Agus mengungkapkan biasanya akan ada pertemuan khusus BKM se-Kota Bekasi untuk menyatukan persepsi. “Tapi yang gak kalah penting hari ini, sebenarnya karena kita juga mengundang seluruh Kasi Permasbang se-Kota Bekasi,” ungkapnya.

Ya, sambung Agus, “Selama ini kan komunikasi kadang-kadang gak lancar karena persepsinya berbeda,” imbuhnya.

Dengan mengikutsertakan Kasi Permasbang pada Bimtek Keuangan BKM tahun 2025, Agus berharap, komunikasi dan koordinasi para Pimpinan BKM dengan Kasi Permasbang Kelurahan dapat jauh lebih baik lagi dalam melaksanakan pekerjaan. “Apalagi Kasi Permasbang ini kan PPTK, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan itu sangat erat sekali kaitannya dengan BKM,” pungkasnya mengakhiri. (Andrew)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News