Jagakampung,com, Kota Bekasi – Dalam rangka menyelesaikan permasalahan terkait persoalan banjir, Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Jatiluhur lakukan pembangunan saluran air di wilayah Gang Hj. Liha RT. 005/RW. 003 Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Kamis (5/6/2025).
Melalui keterangan Ketua Koordinator BKM Kelurahan Jatiluhur, Sopyan Zuhri mengatakan, pembangunan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi saluran air sebelumnya yang dinilai tidak memadai dalam menampung debit air.
Menurutnya, kapasitas saluran air yang lama tidak sebanding dengan volume aliran air yang melewatinya. “Karena terus terang kita membangun ini untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di tengah masyarakat terkait banjir,” katanya ketika disambangi wartawan media ini di lokasi kegiatan.
Terlebih Sopyan menyampaikan, kontur lahan tanah pemukiman di wilayah tersebut berada di titik paling rendah. Sehingga diperlukan perbaikan, guna mencegah terjadinya banjir.
“Selama ini saluran yang ada itu tidak memadai untuk menampung debit air yang banyak, karena dalamnya cuma 30 cm. Terus terang yang kita kerjain ini berada di titik terendah, jadi saluran sebelumnya tidak dapat menampung debit air,” terangnya.
Ketua Koordinator BKM Kelurahan Jatiluhur ini juga mengungkapkan, pembangunan saluran air dilaksanakan melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan Kelurahan tahun 2025 dengan nilai anggaran mencapai Rp. 200 juta. “Tapi luar biasa kita hampir mampu menyelesaikan pembangunan dengan volume panjang total 236 meter, kedalaman 1 meter, dan lebar 80 cm. Mudah-mudahan selesai dalam waktu satu bulan, sesuai kontrak dengan KPA (red – Kuasa Pengguna Anggaran) yang sudah kita tandatangani,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil wawancara bersama dengan Ketua Koordinator BKM Kelurahan Jatiluhur, diketahui pelaksanaan kegiatan pembangunan saluran air di mulai setelah proses penandatanganan kontrak dilakukan. Tepatnya, sejak tanggal 21 Mei 2025 hingga hari ini, “masih terus berproses, mungkin 2 minggu kedepan baru selesai,” ucapnya.
Terkait proses pelaksanaan pekerjaan Sopyan menyebutkan, pembangunan saluran air ini dilakukan dengan metode seismik pengecoran di tempat. “Karena memang kondisi medannya yang tidak memungkinkan untuk kita lakukan pemasangan buis ataupun Uditch beton,” ujarnya.
Oh iya, lanjut Sopyan menambahkan, “Setiap per 4 meter atau sesuai dengan kebutuhan nanti, bak kontrol kita buat untuk akses masuk ke dalam gorong-gorong,” imbuhnya sekaligus mengakhiri.
Sementara di lokasi yang sama, Narum selaku Ketua RT. 005/RW. 003 Kelurahan Jatiluhur menjelaskan, rumahnya sempat terkikis aliran debit air akibat saluran air yang lama tidak sanggup untuk menampung lagi. “Alhamdulillah, girang banget dah kita dibangun saluran lebih besar. Noh rumah saya udah pada bolong, itu akibat tergerus aliran air dari saluran sebelumnya yang gak maksimal,” jelasnya.
Narum juga terlihat menyampaikan apresiasinya, terhadap pembangunan saluran air yang dilakukan oleh BKM Kelurahan Jatiluhur, “Luar biasa pekerjaannya maksimal, saya salut sama BKM. Mudah-mudahan kedepannya, saya berharap anggaran kegiatan BKM seperti ini bisa di tambah lagi dah. Supaya bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan,” paparnya.
Partisipasi masyarakat, dalam kegiatan ini pun terbilang cukup tinggi. Antusiasnya sejumlah warga turut serta menunjukkan dukungan mereka melalui berbagai bentuk kontribusi, “Alhamdulillah, warga sangat senang dan antusias. Mereka berpartisipasi dalam memberikan makanan, minuman, dan bantuan lain,” pungkasnya. (Andrew)





