30 C
Jakarta
Sunday, October 11, 2026
spot_img

Diduga Banyak Diwarnai Pelanggaran, Cakades Tolak Hasil Rekapitulasi Dan Buat Laporan Ke Polres Bogor

Jagakampung.com, Citeureup – Joko Hermanto Cakades No.1 mengaku jika pelaksanaan pemilihan kepala Desa Sanja Kecamatan Citeureup, diduga banyak diwarnai pelanggaran hingga menolak hasil rekapitulasi.

Pelanggaran yang dimaksud Joko Hermanto dengan beberapa bukti yang dimiliki, diantaranya banyaknya kerumunan, bagi-bagi sembako hingga money politik yang dituduhkan kepada calon kades lain.

“Data semua sudah lengkap, mulai dari pengakuan tim saya yang melihat ada money politik, bagi-bagi sembako hingga banyaknya kerumunan yang terekam foto dan videonya,” kata Joko Hermanto, kepada wartawan.

Berita Lainya :  Pelantikan Pejabat Eselon II Di Jatisampurna, Walikota Bekasi Ingatkan Ada 14 Catatan BPK

Joko menyayangkan adanya pilkades Sanja yang dianggap tidak dijalankan secara sehat. Karenanya, niatan pencalonan dirinya semata-mata untuk perubahan menghilangkan budaya politik uang namun masih terjadi.

“Gimana mau ada perubahan, kalau persaingannya saja gak sehat. Saya bisa diam kalau bisa bersaing sehat, tapi kenapa lawan saya pada bermain uang,” kesalnya.

Joko mengaku melaporkan hal ini kepada Polres Bogor terkait banyaknya dugaan pelanggaran pada Pilkades Sanja yang dilaksanakan pada puncak acara 20 Desember 2020, kemarin.

Berita Lainya :  Genjot Vaksinasi Booster, Polresta Bandar Lampung Polda Lampung Berikan Vaksin untuk Jemaah Tarawih

“Beberapa item yang saya laporkan ke Polres Bogor diantaranya, Pelanggaran Prokes seperti kerumunan, Money Politik, bagi-bagi sembako, Curi Star Kampanye, tidak adanya teguran pihak panitia,” bebernya.

Hingga pada rekapitulasi penghitungan suara hasil pilkades di TPS inti tak jauh dari kantor desa setelah melalui penghitungan di 21 TPS , Joko belum menandatangani berita acara tersebut.

“Saya tidak menandatangani hasil rekapitulasinya, karena adanya dugaan kecurangan. Saya minta waktu 3 hari untuk bahan pertimbangan panitia dan pihak berwajib untuk saya mengumpulkan bukti yang akurat,” tutupnya.

Berita Lainya :  Terkait Dugaan Pungli PTSL, Inilah Sikap Kantah ATR/BPN Kota Bekasi

Menanggapi hal ini, Ketua Panitia Pilkades Sanja, Katim mengaku menghormati langkah- langkah yang diambil salah cakades tersebut. “Saya hormati cakades yang komplain pilkades, akan tetapi harus di dasari bukti-bukti serta mengikuti aturan yang ada,” jelas Katim.(Yd/Red)

Related Articles

JAGAKAMPUNG TV

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Baca Berita Saatkita News